Story cover for ELBITHARA by pineappiw
ELBITHARA
  • WpView
    Reads 940
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 32
  • WpView
    Reads 940
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 32
Ongoing, First published Oct 08, 2021
"Tha, kata temen-temen gue kita sedikit mirip tau. Katanya kalo pasangan terus mirip itu bakalan jodoh sih."

"Mukanya emang mirip, agamanya aja yang enggak."

🌺🌺🌺

"Gue udah lupa, gue udah nyaman jalanin hari-hari tanpa dia. Jadi, nggak perlu lagi buat kembali ataupun mulai semuanya dari awal."

🌺🌺🌺

"Sekeras apapun cara lo buat menghindari gue, gue bakalan tetep cari cara supaya bisa sama lo, Tha."
All Rights Reserved
Sign up to add ELBITHARA to your library and receive updates
or
#800shs
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 7
-ᴅɪꜰꜰᴇʀᴇɴᴛ- cover
different religion cover
Jove, You're My Life but We Can't Live cover
CINTA BEDA AGAMA  cover
Eliinaa cover
Dua Agama, Satu Cinta cover
Sebuah Rasa cover

-ᴅɪꜰꜰᴇʀᴇɴᴛ-

22 parts Complete

Bagaimana rasanya sudah saling mencintai dan mengucap janji tapi ada kenyataan yang harus dihadapi? Bukan restu atau apapun tapi tuhan. "Mungkin cara kita yang salah untuk bersama,sehingga tuhan memisahkan kita untuk selamanya"-angga *Bahasa non baku ©mms