AMELIA (on going )

AMELIA (on going )

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
" Ehhhh Elia ke kamar mandi dulu ya " pamit Amelia kepada Eci Kamar mandi... Sebelum masuk kamar mandi Amelia mendengar suara yang ada ada... Aghhhh terusss Yah. Tambah dalam Emmm Aghhh ahhh ahhh Ohhhh emmm cepet gasss Sura² itu sangat jelas terdengar dari balik pintu kamar mandi tersebut... Krekkkkkkkk Pintu kamar mandi itu terbuka dengan kasarrrr.... Seorang lelaki menatap tajam ke arah Amelia yang kaget karna pintu itu tiba tiba terbuka, Amelia membalik kan badan dan ingin kembali ke kantin tpi suara Barito menghentikan langkahnya " Apapun yang Lo dengar dan Lo liat...itu cukup berhenti di lo kalo sampe ada yang tau selain Lo maka siap² hidup Lo ngk akan tenan " tukas seseorang itu dengan sorot mata tajam nya Sedikit mengandung kata kasar, Jan lupa bantu laike,komen end syer.... Maksih yang udah mau baca 🙏👋
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Accidental' (END)
  •  Amelia Watson x reader
  • STARTING TO GET OBSESSED
  • Cheerful Girl [ENDING]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Compromise
  • Gus Your Mine!
  • KAY'S STORY

Follow dan beri vote nya! "Ekhem! Bagaimana kelanjutannya?" Tanya Reza kepada pihak keluarga Leo "Sesuai kedatangan ku kemari Reza, putraku akan bertanggung jawab," jawab Bram dengan yakin Leo terus saja mencuri pandang pada Zena yang menundukkan kepalanya, dia merasa sangat bersalah telah mengotori gadis baik itu. Jelas Leo mengetahuinya, Aldiva Zena yang selalu mengikuti olimpiade mewakili sekolahnya Zena mendongak sedikit ingin menatap Leo, calon suaminya. Belum 2 detik Zena langsung menunduk lagi karena ternyata Leo sedang menatapnya *** Dor! "Arghh." Seorang pria berjas rapi memegang perutnya yang terkena tembakan, dia berlutut dilantai menahan sakit. Ia mendongak menatap seorang gadis yang menangis didalam cekalan seorang pria kekar. "STOP!" ucap gadis itu tapi tak dihiraukan oleh pelaku penembakan itu. "Diem bocah ingusan!" Perintah orang yang membawa senjata api itu. *** Itu hanya sepenggal cuplikan diawal part ya, nanti beda lagi dibelakang Bagaimana dengan alur cerita ini? Akankah serumit itu? Konflik yang dikira sudah tidak ada, akan muncul diluar dugaan IKUTI ALURNYA!!! Selamat membaca:) #1 in misteri-Jan 22 #1 in nikahsma-Jan 22 #1 in tennfiction-Jan 22 #1 in kebahagiaan- March 22 #1 in beasiswa- April 22 #1 in kejutan- Juli 22

More details
WpActionLinkContent Guidelines