Story cover for Menembus Batas by Titilaara
Menembus Batas
  • WpView
    LECTURAS 33
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 33
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 6
Concluida, Has publicado oct 08, 2021
Tinggallah sebuah keluarga yang hanya memiliki seorang emak dan dua anak perempuan. Mbak Nana dan Rima. Mereka sama-sama memiliki ambisi untuk mewujudkan mimpinya. Tidak perdulikan pandangan yang merendahkan. Ataupun batas tinggi yang menjadi aturan.

Mbak Nana berakhir manis dengan mimpinya. Apakah Rima akan sama? Berakhir mewujudkan mimpi yang dia inginkan.

Bagaikan langit dan bumi. Mbak Nana pandai dalam segala hal. Pun dalam pelajaran matematika yang selalu Rima takutkan.

"Bantuin Rima, ya Mbak. Ada tugas matematika sepuluh nomer." 

Lihatlah. Rima selalu menganggap enteng selama ada Mbak Nana. Pikirnya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Menembus Batas a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Perihal Sandwich(End) de dimsumentai
40 partes Concluida
Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Yang Paling Sulit Bilang Cinta cover
Perihal Sandwich(End) cover
MFS ✓ cover
Kamu dan Mimpi cover
Catatan Akhir Sekolah cover
Aku Ingin Bercerita  cover
Annoying Brother: ENHYPEN cover
Seana or Seano cover
Viva La Vida cover
LENATHAN (hiatus) cover

Yang Paling Sulit Bilang Cinta

33 partes Concluida

Jika Andina adalah yang paling penuh canda tawa sama seperti bapaknya yang ajaib dan membuat orang geleng kepala, maaka Arif-lah si pembuat onar yang entah kapan menemukan masa taubatnya. Asep yang bertanggug jawab dan cerdas tentu seperti bapaknya yang berguna bagi bangsa dan negara. Yusuf yang shaleh penuh cerita hikmah seperti bapaknya yang alim ulama. Dila seperti ibunya, kuat dan tangguh meski dihadapkan dengan seorang pria paruh baya galak dan arogan, yang tiada lain adalah ayahnya. Nur masih mencoba memaafkan semua masa lalunya, namun belum bisa berdamai dengan bapaknya, Terakhir, Dul dengan sejuta kejadian luar biasa yang penuh ketegangan, karena harus sekolah di tempat bapaknya yang mengajar matematika, pelajaran paling angker sedunia. Mereka bersahabat dan saling membantu dalam memecahkan masalah setiap kali ada tugas atau acara sekolah. Dengan ide unik dan ada-ada saja, mereka bisa membuat satu sekolah bertepuk tangan dengan bangga atau justru dibuat gila. Kadang saling menasehati dan berbagi cerita, kadang saling ejek namun sekedar bercanda. Lambat laun, cerita sederhana mereka berbelok ke arah yang berbeda. Awalnya tentang keluarga dan cita-cita, lama-lama tentang cintanya tengah berlabuh pada siapa.