Story cover for Menembus Batas by Titilaara
Menembus Batas
  • WpView
    Leituras 33
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 6
  • WpView
    Leituras 33
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 6
Concluída, Primeira publicação em out 08, 2021
Tinggallah sebuah keluarga yang hanya memiliki seorang emak dan dua anak perempuan. Mbak Nana dan Rima. Mereka sama-sama memiliki ambisi untuk mewujudkan mimpinya. Tidak perdulikan pandangan yang merendahkan. Ataupun batas tinggi yang menjadi aturan.

Mbak Nana berakhir manis dengan mimpinya. Apakah Rima akan sama? Berakhir mewujudkan mimpi yang dia inginkan.

Bagaikan langit dan bumi. Mbak Nana pandai dalam segala hal. Pun dalam pelajaran matematika yang selalu Rima takutkan.

"Bantuin Rima, ya Mbak. Ada tugas matematika sepuluh nomer." 

Lihatlah. Rima selalu menganggap enteng selama ada Mbak Nana. Pikirnya.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Menembus Batas à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Keluarga Cemara-Cemaraan, de rzyadprta
5 capítulos Em andamento
Di tengah riuhnya notifikasi TikTok dan deadline tugas sekolah yang kejam, Cempaka (17 tahun) menjalani hari-harinya dengan vibe khas remaja: antara fangirling, galau soal doi, dan berusaha survive di kerasnya dunia high school. Namun, di balik itu semua, ada rumah yang selalu jadi basecamp ternyaman-kediaman keluarga Cemara Cemaraan. Isinya? Jangan ditanya. Ada Ayah dengan jokes receh andalannya, Ibu yang supermom abis dan update banget sama bahasa gaul, Bintang (14 tahun) si gamer garis keras yang hidupnya nggak jauh-jauh dari push rank, dan Anggrek (9 tahun) si bungsu yang dunianya penuh dengan unicorn glitter dan imajinasi tanpa batas. Setiap pagi di rumah Cemara Cemaraan adalah rollercoaster kebisingan dan kehangatan. Sarapan selalu jadi ajang adu bacot ringan, curhat masalah sepele, dan update gosip terbaru. Namun, di balik kekacauan yang tampak absurd ini, terjalin ikatan keluarga yang kuat dan saling mendukung. Ketika berbagai masalah mulai menghampiri-mulai dari drama percintaan Cempaka yang complicated, ambisi Bintang di dunia esports yang penuh tantangan, hingga kekhawatiran orang tua tentang masa depan anak-anak mereka-keluarga Cemara Cemaraan harus belajar untuk tetap solid. Mereka akan diuji oleh berbagai rintangan yang kadang bikin pusing tujuh keliling, tapi juga akan menemukan kekuatan dalam kebersamaan dan cinta yang (ternyata) lebih kuat dari wifi tetangga. "Keluarga Cemara Cemaraan" adalah kisah slice of life yang relatable tentang dinamika keluarga modern dengan segala keunikan dan chaos-nya. Sebuah cerita yang akan membuatmu tertawa, terharu, dan mungkin merindukan kehangatan rumahmu sendiri-seabsurd apapun itu. Siapkah kamu menyelami kehidupan keluarga paling random tapi juga paling lovable ini?
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Secretly Looking at You (END) cover
Annoying Brother: ENHYPEN cover
ANTARA KITA DAN CERITA  cover
Seana or Seano cover
HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)  cover
Keluarga Cemara-Cemaraan cover
Oh My Lovely Teacher cover
Ball of Doctor cover
pahitnya kopi. cover

Secretly Looking at You (END)

38 capítulos Concluída

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.