Menembus Batas

Menembus Batas

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 24, 2021
Tinggallah sebuah keluarga yang hanya memiliki seorang emak dan dua anak perempuan. Mbak Nana dan Rima. Mereka sama-sama memiliki ambisi untuk mewujudkan mimpinya. Tidak perdulikan pandangan yang merendahkan. Ataupun batas tinggi yang menjadi aturan. Mbak Nana berakhir manis dengan mimpinya. Apakah Rima akan sama? Berakhir mewujudkan mimpi yang dia inginkan. Bagaikan langit dan bumi. Mbak Nana pandai dalam segala hal. Pun dalam pelajaran matematika yang selalu Rima takutkan. "Bantuin Rima, ya Mbak. Ada tugas matematika sepuluh nomer." Lihatlah. Rima selalu menganggap enteng selama ada Mbak Nana. Pikirnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)
  • Secretly Looking at You (END)
  • Viva La Vida
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Ball of Doctor
  • Yang Paling Sulit Bilang Cinta
  • Catatan Akhir Sekolah
  • Kamu dan Mimpi
  • Is It Home ?

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines