Bloody Night

Bloody Night

  • WpView
    Reads 497
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 17, 2022
"Teruslah menangis. Selain aku, tidak ada orang lain yang bisa mendengarmu." Zan mengusap pelan air mata Arkan seolah tidak ada yang terjadi. "Ampuni aku Zan. Lepaskan aku. Aku tidak akan melawan mu lagi." Zan yang tidak tahan dengan ucapan Arkan mulai mencekik rahangnya dan menunjukan ekspresi marahnya. Selama ini Zan hanya menganggap Arkan sebagai koleksinya saja. Tidak lebih. Benda yang terlalu sering dimainkan ini membuat Zan semakin bosan. Arkan sudah bukan hal yang menyenangkan lagi. Disclaimer : Cerita ini murni ide dari author nan comel ini. Kalau ceritanya ga serem harap di maklumin, tapi seharusnya si serem yaaaaa :) jadi jangan lupa selesai baca, langsung comment, vote, dan jangan lupa juga untuk follow aku~ Best Regards Maliflwr
All Rights Reserved
#34
brightvachirawit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kevano Lebanon's
  • SORRY || Brighttu
  • Make Me Be A Pshyco
  • ATLARAKA (Telah Terbit)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • My Prince ????(BrightWin)  END +spesial Chapter

Utamakan baca deskripsi dan follow author. Ini cerita brothership! ⚠️Typo bertebaran ⚠️ Cover by Pinterest Kevano Laurent seorang pembunuh bayaran kelas kakap, mati ditangan seseorang yang iri pada pekerjaannya yang begitu baik. Seseorang itu dengan tega membunuh Kevano ketika menjalankan misi collab. Dirinya mati di tusuk dengan pisau dari belakang, pisau yang digunakan menyentuh tepat pada jantung. Membuat Kevano tersungkur dan mati di tempat. Dirinya memaki seseorang yang membunuhnya dengan konyol. Kevano kira dirinya benar-benar mati dan akan bertemu dengan Ayah dan ibunya. Ternyata ia salah besar, dirinya malah terbangun ditubuh seorang bocah SMA. Bocah yang kelakuannya sungguh bajingan pada adik-adiknya. Dirinya kesal karena tidak bisa bertemu Ayah dan ibunya, lebih kesal lagi dirinya harus mengulangi masa-masa SMA yang tidak begitu menyenangkan. Dirinya yang asli sudah berusia 27 tahun. Dan apa-apaan keluarga pemilik raga ini! Dirinya bukan anak kecil. Kenapa Mereka terobsesi sekali dengan dirinya!! Dirinya itu pembunuh bayaran yang berumur 27 tahun tahu. "Bajingan, aku memang ingin mati, tapi bukan begini caranya" . Kevano Laurent . "Kalian Gila!" . Kevano Lebanon's . "Jangan membantah Vano!" . Robert Lebanon's . "Shut up bunny" . Orion Lebanon's . "Kemari lah, bersama kakak kitten" . Vernon Lebanon's . "Aku adukan Daddy " . Marvel Lebanon's . "Jangan berulah." . Marvin Lebanon's . ⚠️Peringatan!!!⚠️ Ini adalah Brothership yang lumayan kental. Di harap bijak dalam membaca dan berkomentar, jika tak suka maka tak usah di baca. ⚠️ Dilarang keras untuk memplagiat!!, cerita ini murni dari otak kecil author!. Hargai penulis dengan cara Vote dan comment di tiap chapter nya. Happy Reading ⁽⁠⁽⁠ଘ⁠(⁠ ⁠ˊ⁠ᵕ⁠ˋ⁠ ⁠)⁠ଓ⁠⁾⁠⁾ Semoga suka 🤗🤗🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines