A R Z A N

A R Z A N

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 30, 2022
Ketika dua orang yang berbeda keyakinan dipermainkan oleh takdir. Arzan Malik Narendra, si fotografer berkharisma, di pertemukan dengan Zhafira Liona, gadis cantik yang mempunyai trauma dengan kendaraan roda dua. Perasaan mereka terlalu jauh ketika mereka menyadari bahwa perasaan mereka tak seharusnya muncul. "Zan, kita itu beda, bagaimanapun kamu berusaha, kita tetap beda" Arzan menyayangi Zhafira, tapi sayang, benteng antara mereka berdua terlalu tinggi. Cover by putri_grapic Ini cerita original aku, kalau ada kesamaan nama tokoh, itu beneran ga di sengaja, so, aku harap kalian bisa menikmati cerita aku
All Rights Reserved
#50
arzan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Fine (END)
  • Cinta Yang Tak Pernah Hilang
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Casual Heart
  • KALINDRA
  • Aksara Nifa [End]
  • A For Z : Young Married
  • Argasha [ON GOING]
  • ARAKHA

Shakira Azna Mutiara gadis ceroboh, heboh, cerewet, lebay, ceria, ralat, ceria hanya untuk menutupi kesedihannya. Pintar merupakan sebuah kelebihan bagi dirinya. Mungkin ia tidak senang dengan kepintaran yang ia miliki, bukan mungkin itu memang pasti, benar adanya. Itu semua ulah kedua orang tuanya yang tak pernah memperhatikannya se-jam pun. "Menyembunyikan lebih baik, walau aku harus merasakan ini sendirian tanpa bantuan," gumam Azna Sebuah kenyataan pahit yang membuatku tersiksa, Hanya doa yang dapat menjawabnya. ******** Ia, gadis yang sering aku perhatikan. Gadis dengan wajah ceria setiap harinya. Namun, saat aku mendekatinya, dunianya seolah berputar. Tak seperti yang aku lihat sebelumnya. Aku, sering mendapatinya menangis tanpa sebab, gadis itu memiliki sebuah rahasia yang besar, yang harus aku telusuri untuk mengetahui kebenaran tentang dirinya. Gadis dengan jilbab yang membingkai wajahnya, tak pernah sekalipun aku melihat ia melepas kain menjuntai yang menutupi kepalanya. Tapi, masalah besar terjadi padanya. Aku tak tahu dan sedang mencari tahu. Perlahan tapi pasti masalah yang gadis itu pendam sendiri terbagi. Olehku, pendengar setia baginya. Muhammad Anaz Al-Farizqi Broken home Dua kata yang membuat hari-hari Azna murung. Azna memang wanita yang pandai dalam menyembunyikan perasaannya, apalagi perasaan sedih. "Gue nggak punya siapa-siapa, apa perlu gue pergi selamanya biar semua orang ngerasa kehilangan gue," katanya tersenyum miris. "Belum tentu kalo gue pergi mereka peduli, bisa jadi malah ngerayain hari kematian gue, ckck."

More details
WpActionLinkContent Guidelines