We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bayangan Per(Kata)

Bayangan Per(Kata)

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 16, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Arti nama Falisha itu kebahagiaan, kalau Elvan artinya apa?" Falisha mengeryitkan keningnya. "Kekuatan." "Apa mungkin setiap kebahagiaan Ais itu berasal dari Elvan?" "Mungkin." Elvan menarik napasnya dalam-dalam lalu dihembuskan perlahan, ia menghela napasnya pelan. "Karena kekuatan yang aku kasih, itu yang menumbuhkan kebahagiaan buat kamu, Ais." Elvan mendekap Falisha. "Aku janji." Bisik Elvan. Itu adalah janji Elvan pada Falisha. Di saat itu juga kepercayaan Falisha ia berikan sepenuhnya pada Elvan. #1 in Perkata (14/10/21) #11 in Feelings(14/10/21) #10 in Semu (14/10/21) #21 in Bayangan (14/10/21)
All Rights Reserved
#254
heartbreak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • 𝙿𝚊𝚍𝚊 𝙰𝚔𝚑𝚒𝚛𝚗𝚢𝚊 𝙰𝚗𝚐𝚒𝚗 𝙿𝚞𝚗 𝙼𝚎𝚛𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚝𝚖𝚞 (𝙴𝚗𝚍√)
  • Ranaya
  • Hai, Selesai.
  • Untukmu , biar aku yang berhenti .
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • ASTER [SELESAI)
  • DREAM

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines