Pacet Edelweis

Pacet Edelweis

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 11, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Pacet adalah aktivis kampus yang cukup berpengaruh dan disegani di kampus. Ia dikenal sebagai mahasiswa yang kritis dan tak segan-segan menentang kebijakan birokrasi kampus yang merugikan mahasiswa. karena keteguhannya dalam mengawal berbagai isu-isu permasalahan dikampus. Ia kerap kali mendapat tendensi dari birokrasi, bahkan ia sempat ditawari suap demi menghentikan aksi pengawalannya tetapi Pacet menolaknya. Selain itu diam-diam dia juga menaruh hati dengan perempuan yang bernama Edelweis yang merupakan adik tingkat nya. Ia merasa dilema dan merasa kebimbangan lantaran Edelweis merupakan anak dari pimpinan kampus nya yang juga merupakan seorang pemodal besar yang secara langsung bertolak belakang dengan idealisme nya yang menolak kapitalis, dan sudah banyak mengeksploitasi lahan-lahan warga dengan proyek besar. Akankah Pacet bertahan dengan kekuatan cintanya atau malah berpisah karena tembok ideologi yang menghalangi mereka.
All Rights Reserved
#268
rakyat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love You Bu Dosen
  • Bucin Ala Al [END]
  • Jogja 0 km (On Going)
  • Good Person
  • ALIBELLA (END)
  • Ketua BEM || Fakultas Kesenian || TERBIT.
  • Kucing Hitam
  • I LOVE YOU MY BOYFRIEND

Gadis itu terus mengabaikan pria yang sejak tadi mengganggunya, mengajaknya kenalan, menggodanya bahkan merayunya. hingga gadis itu jengah dan memberikan tatapan yang begitu tajam kepada pria menyebalkan disampingnya itu hingga membuat pria disampingnya itu menutup mulutnya rapat-rapat dengan kedua tanganya. "Berisik"ketusnya masih dengan memberikan tatapan tajam Pria itu menggelengkan kepalanya dengan mata yang mengerjap lucu, mungkin ketakutan. "Pergi"ketusnya lagi "Kalau gak mau gimana?"Tantang pria itu setelah ia melepas dekapan tangannya dari mulut "Oke! saya yang pergi"ucapnya seraya beranjak dari kursi panjang kampus dengan beberapa buku tebal didekapannya "LAH KOK PERGI..... BU DOSEN GUE CUMA PENGEN KENALAN"Teriaknya namun gadis itu mengabaikannya hingga ia menghilang dibalik belokan dinding kampus

More details
WpActionLinkContent Guidelines