"PAIN"
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 10, 2021
"Gue yg genggam tangan Lo tiap kali Lo jatuh. Tapi kenapa Lo gampang banget buang gue demi mantan Lo" ujar Alya yg sudah semakin meledak emosinya. "Gue ga tau, semuanya berjalan gitu aja" jelas Alvin tanpa rasa bersalah sedikitpun. "Kalo Lo udah ga mau sama gue Lo bilang!! Ga kaya gini caranya ALVIN!!" Tegas Alya. Alvin hanya diam mendengar tutur kata Alya. Entah apa yg ada dipikiran Alvin. "Al?" panggil seseorang dari belakang. "Geri?" Ujar Alda. "Gue anterin pulang, Lo ga perlu buang tenaga buat cowo kaya dia!" sinis Geri. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Gabut aja gitu, daripada tiap hari scroll tik tok mending mulai nulis lagi. ada yg suka syukur, ga ada ya gapapa. Have fun for me <3
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • oppressor or oppressed? (TAMAT)
  • "He's mine"
  • RAYXCAIN
  • AIRen
  • ZATARFA (Tamat)
  • GILANG ABRAHAM
  • G.H.E.A βœ”[END]
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • ALGARA [OPEN PO 16 MEI-31 MEI 2026]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines