7 Days [Jung Jaehyun]

7 Days [Jung Jaehyun]

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 14, 2021
[jung jaehyun au.] Arshavina Naraya-seorang penulis buku bergenre roman yang mengalami writers block dan memutuskan vakum satu tahun agar bisa menemukan ide untuk buku terbarunya. Atas usulan sang editor, Naya pergi berlibur ke negara di bagian bumi lain eropa, tepatnya di Perancis, Paris. Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan Jayden Arkatama, yang tidak lain adalah orang yang bertugas menjadi tour guidenya selama satu minggu ke depan dan juga adalah teman kakaknya. Seolah seperti kehendak semesta-Naya yang memberi dinding di hatinya untuk orang lain, akhirnya jatuh cinta dengan Jayden tanpa kata. Tetapi, seperti kata orang-tidak ada yang berjalan mulus di dunia ini. Suatu hari, seorang wanita cantik bernama Naomi hadir. Dia adalah model sekaligus kawan lama Jayden yang sekarang bekerja dengan laki-laki itu. Masalahnya, Naomi selalu menempel pada Jayden kemanapun ia pergi seperti surat dan perangko. Dengan kondisi yang rumit seperti benang kusut, apakah Naya masih bisa sanggup memutuskan jalan kehidupannya sendiri?
All Rights Reserved
#407
universe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • P E K A || Jaemin✓
  • Our Story (END)
  • SUNSHINE 2.0 ☀ NoHyuck ☀
  • How To Fall in Love - NoHyuck -
  • Dua cangkir satu Meja
  • Menghitung Hujan (Markhyuck)
  • Moira - Jenjae / Nohyun (Completed Story Plus Sequel)
  • menfess ; nomin
  • Who should I Choose?

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines