ruang terusik

ruang terusik

  • WpView
    Reads 1,956
  • WpVote
    Votes 389
  • WpPart
    Parts 159
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 16, 2022
KITA. KATA. KENYATAAN untuk kamu yang mungkin sedang membutuhkan sedikit ruang untuk mengistirahatkan diri. mungkin ini akan bisa memelukmu erat dengan rasa sakit yang mungkin dengan perlahan akan menjadi terbiasa. karna nyatanya kita butuh sedikit ruang untuk terbiasa menerima. this is not a story, it's just quote, poetry and self reminder
All Rights Reserved
#3
sedu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • Almost.
  • Ungkapan Perasaan.
  • Daily Quotes
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Malam Membiru.
  •  Rasa Tanpa Nama
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)

"Akan ada saatnya dimana kita bisa memilih dan sedia menerima pilihan. Sebab cita-cita cinta hanya bisa di usahakan, tanpa bisa di paksakan. Akan ada saatnya dimana aku kembali lagi bersama diriku sendiri. Sebab setelah jauh mengikuti langkahmu, aku sadar bahwa kita tak bisa di satukan. Karena disatukan hanya akan menambah kepedihan yang belum terasa. Dengan sederhana aku ingin memiliki kamu. Dengan sebongkah cinta yang padat, aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku tidak main-main mencintaimu". Cerita yang aku tulis dengan bahasa puisi ini, kuperuntukkan untuk kita yang tengah berusaha, untuk kita yang tengah tersakiti, untuk kita yang tengah sulit melupakan, terjebak dalam kenangan dan untuk kita yang mencoba bisa menerima kenyataan. Tak ada kata lain selain berusaha, menerima, bersyukur dan mengikhlaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines