This Is My Story

This Is My Story

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
This Love cinta sejati yang tak pernah terlupakan cinta yang tumbuh di bangku sekolah dimana kita saling bertemu tiap hari yang menimbulkan sebuah ikatan cinta sejati. Ego yang tinggi keras kepala ku dan keras kepalamu yang membuat Hancurnya sebuah hubungan ini. Sama sekali tidak terbayangkan apa yang terjadi hingga begini karena ekspetasiku yang terlalu tinggi. "Di mana yang dulu hari hari ku bersama mu sekarang aku harus terbiasa tanpamu" Hari demi hari aku terbiasa tanpamu waktu demi waktu yang bisa mengikis tentangmu. Aku mencintaimu tapi aku melepaskannya. Mengikhlaskan bukan untuk mencari pengganti tetapi semua hanya tentang waktu sampai di mana aku melihatmu biasa saja 🍂
All Rights Reserved
#378
asmara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MELODY : More Than Memories
  • POISONED LOVE
  • Still You (Tamat)
  • Our Second Time ✓
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • Our Journey To Love
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • [END] Blind Rainbow
  • Terjerat obsesi Yandere

[ LAST LOVE 2 ] Setiap orang akan ada masanya, dan setiap masa akan ada orangnya. Sama seperti kita yang mulai terpaut akan perpisahan, tak ada yang bisa disalahkan, tak ada yang bisa egois untuk tetap menahan satu sama lainnya. Berharap pada takdir untuk berbaik hati menyatukan sebuah titik untuk kembali, hingga kaki-kaki ini bisa berjalan beriringan dalam setapak jalan yang sama. Mungkin dari banyaknya harapan, bertemu denganmu lah yang paling ku nantikan. Maka, kembalilah dari perpisahan dan kita memulainya lagi. "Menjauh untuk menjaga, sejujurnya aku benci konsep itu. Seperti perumpamaan klasik tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya. Terdengar tegar dan dewasa memang, tetapi tetap saja terlalu menyedihkan dan aku harap itu bukan takdir kita ya, Ar." "Enggak, Queen, takdir kita akan jauh lebih indah dari perumpamaan itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines