No Longer

No Longer

  • WpView
    Reads 1,399
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 28, 2021
"Jadi bagaimana? Mau mengajariku resonansi tidak?" Tiba-tiba saja Doyoung sudah merangkak mendekati Taeil. Menatap sang Hyung lekat, ia berucap setengah berbisik, khas suara husky-nya, "Resonansi terbaik bermula dari rongga mulut, dihantarkan ke seluruh organ resonator hingga mendorong suara menggema lantang ke depan. Teknik vokal rumit yang hanya bisa dilakukan olehmu sejauh ini." Doyoung mendekatkan bibirnya tepat di hadapan bibir Taeil. "Aku penasaran, apa kau benar-benar hebat berurusan dengan mulutmu?" ------------------------------------------ Menggeluti industri hiburan yang sarat persaingan, bukan berarti menyurutkan membangun hubungan. Karena sejatinya ... hiburan adalah tentang kenyamanan menjalani kehidupan. Walau terkadang harus takluk pada seleksi alam yang menghadapkan kawan menjadi lawan. Pertemuan dan perpisahan tidak lagi terelakan. Hubungan dan ikatan tidak lagi tertahankan. Seperti malam berhujan yang tidak lagi menawarkan kehangatan. Seperti dia ... yang tidak lagi sejalan. No Longer.
All Rights Reserved
#46
ilyoung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mean of Love [ML]
  • Seven Boys With Me
  • Late Regret
  • FIRASAT | NCT 127 | (END)
  • Dear Hyung || NCT 127 [END]
  • Love Affair : My Destiny
  • Silent Heart!
  • AMISTAD✅
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]

Fanfiction - Kim Ji Hwon ATTENTION! INI MERUPAKAN CERITA FIKTIF YANG TOKOH UTAMANYA AGAK ANTAGONIS KARENA TERILHAMI DARI TOKOH YOO RACHEL DALAM SERIAL DRAKOR "THE HEIRS" JIKA TERDAPAT ALUR YANG MIRIP MIRIP MOHON MAKLUM! KARENA MEMANG DISENGAJA! [WARNING!!! BUKAN PLAGIATISME] Saat cinta bertahta. Tak ada air mata. Meski nampak kau tengah memeluk dia tepat di manik mata. Tak ada air mata. Meski terdengar nyaring bahwa kau mencintainya. Dan tak ada air mata. ketika kau lebih memilih dia dibanding aku. Dari hari ke hari. Hanya sebatas memandang tanpa bisa mendekat. Karena hanya dia yang kau ijinkan berada disisimu. Bergelayut mesra dilenganmu. Bersandar nyaman di bahumu. Sekali lagi tak ada air mata untuk itu. Karena bibir ini kupaksa untuk terus melengkung. Walaupun dengan sadar kutahu aku telah hancur. KIM YOO RA

More details
WpActionLinkContent Guidelines