Story cover for No Longer by wahyuarkada
No Longer
  • WpView
    Reads 1,388
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 1,388
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Oct 11, 2021
"Jadi bagaimana? Mau mengajariku resonansi tidak?" Tiba-tiba saja Doyoung sudah merangkak mendekati Taeil. Menatap sang Hyung lekat, ia berucap setengah berbisik, khas suara husky-nya, "Resonansi terbaik bermula dari rongga mulut, dihantarkan ke seluruh organ resonator hingga mendorong suara menggema lantang ke depan. Teknik vokal rumit yang hanya bisa dilakukan olehmu sejauh ini."

Doyoung mendekatkan bibirnya tepat di hadapan bibir Taeil. "Aku penasaran, apa kau benar-benar hebat berurusan dengan mulutmu?"

------------------------------------------

Menggeluti industri hiburan yang sarat persaingan, bukan berarti menyurutkan membangun hubungan. 

Karena sejatinya ... hiburan adalah tentang kenyamanan menjalani kehidupan.

Walau terkadang harus takluk pada seleksi alam yang menghadapkan kawan menjadi lawan.

Pertemuan dan perpisahan tidak lagi terelakan. 

Hubungan dan ikatan tidak lagi tertahankan.

Seperti malam berhujan yang tidak lagi menawarkan kehangatan.

Seperti dia ... yang tidak lagi sejalan.

No Longer.
All Rights Reserved
Sign up to add No Longer to your library and receive updates
or
#37ilyoung
Content Guidelines
You may also like
Silent Heart! by TarisaNovitha27
6 parts Complete
"Al kenapa lo selalu liatin gue?Gue jadi bingung sama Lo kalo lagi berduaan gini" salsa bertanya serius kepada Alfa, karna sampai saat ini salsa bingung kenapa setiap sedang berdua, Alfa selalu menatap mata intens salsa. Dulu salsa memang cuek dengan tatapan Alfa, tapi semakin lama Salsa cukup penasaran dan ingin tahu alasan soal Alfa menatap nya seperti itu. Bingung lhoo ini salsa serius Dan shit Alfa bukan nya menjawab pertanyaan Salsa, justru ia semakin menatap mata bulat itu dan bahkan Alfa tersenyum. Satu detik Dua detik Empat detik ( tiga detik dulu sat ) Tiga detik ( nah baru bener ) Empat detik Lima detik Alfa mengangkat salah satu tangan nya dan meletakan nya tepat ditepian wajah Salsa. Tangan Alfa dengan lihai menyibakkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah salsa. ( Ulah angin nih pasti, pen sentil angin rasa nya author gengs ) Salsa masih termenung dengan Alfa yang menatapnya seperti itu dan perlakuan Alfa beberapa detik yang lalu:'' "Lo bukan bingung tapi gugup. gue rasa jantung lo harus dicek ke dokter setelah gue tatap Lo kaya gini" Stop! Bukan, bukan ini alasan yang ingin salsa dengar dari mulut Alfa! Belum sempat salsa mengangkat mulut nya untuk bicara. Alfa kembali melontarkan sesuatu. "Sa.. lo cantik. Boleh ya gue sayang sama Lo?" Deghhh Seakan detak jantung salsa terhenti seketika! Syok! Salsa syok! ( Kalo ga tau syok gua kasih tempe syok itu kaget yhahaaa ) __--__--__--__--__--__--__--__ DON'T COPY MY STORY!!! Sebelum baca follow dulu ya❣️Karna banyak part yang bakal aku privat guys🌈
FIRASAT | NCT 127 | (END)  by Ranisayeoja
35 parts Complete
Firasat Aku berjalan menuju ruang musik. Setelah sampai, Aku duduk dikursi di hadapan sebuah piano. Aku menghela nafas dan menghembuskannya secara perlahan lalu mulai memainkan pianonya. Hingga menciptakan alunan musik dari tuts-tuts piano itu, kemudian Aku mulai bernyanyi. "Kemarin ku lihat awan membentuk wajahmu Desau angin meniupkan namamu Tubuhku terpaku" "Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu Tabur bintang serupa kilau auramu Aku pun sadari, ku segera berlari" 'Tes' Air mataku melolos begitu saja, membuat pipi ku basah. "Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi Firasatku ingin kau tuk cepat pulang Cepat kembali, jangan pergi lagi" Tiba-tiba hawa di ruangan musik ini mendadak menjadi dingin. bahkan buluk kuduku sudah merinding. Tapi aku tidak peduli dan tetap bernyanyi. "Alirnya bagai sungai yang mendamba samudera Ku tahu pasti kemana kan ku bermuara Semoga ada waktu sayangku" Jantungku mulai berdebar. Kenapa aku jadi takut seperti ini? "Ku percaya alam pun berbahasa Ada makna di balik semua pertanda Firasat ini rasa rindukah ataukah tanda bahaya Aku tak peduli, ku terus berlari" Tangan ku mulai bergetar. Entah, rasa takut ini menyebar. Perasaan ku mulai tidak enak. Kenapa aku jadi begini? Seharusnya aku senang Karena mungkin ini pertanda Miyeon datang. "Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi Firasatku ingin kau tuk cepat pulang Cepat kembali, jangan pergi lagi Dan lihatlah..." sampai aku menyelesaikan lirik terakhir ku. 'Deg' . . . *** gara-gara gak sengaja suka dengerin lagu firasat jadi kepikiran buat bikin ff ini bulan Agustus lalu 😁. Cover by Shihan..
You may also like
Slide 1 of 10
Don't hate me || Jeno Jaemin [END] cover
Dear Hyung || NCT 127 [END] cover
Mean of Love [ML] cover
Silent Heart! cover
AMISTAD✅ cover
From Home || NCT 127 [SUDAH TERBIT] cover
The Highway to Heaven | Lee Taeyong [✓] cover
MUTE BOY [MARKHYUCK]✔ cover
Jauvan's Journey  - Han Jisung cover
FIRASAT | NCT 127 | (END)  cover

Don't hate me || Jeno Jaemin [END]

32 parts Complete

Jangan terlalu gengsi untuk menyayangi seseorang, karena dia juga akan pergi pada akhirnya. Dia terlalu banyak mendapat kebencian di dunia ini. Jeno yakin, dia pasti lelah.... Namun, rasa egois dan munafik mendominasi hatinya yang rapuh itu. Sampai sampai, dia tak tahu... Jika sang kakak, sudah pergi. Karena dirinya....