HISTORY (ON HOLD)

HISTORY (ON HOLD)

  • WpView
    Reads 4,561
  • WpVote
    Votes 185
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Ya begitulah cinta. Ada saatnya cinta akan seperti sejarah yang terlupakan. --- REZA Sejarah emang selalu salah. Apalagi saat sejarah bersikeras mempertemukan gue dan Karish dalam waktu dan tempat yang berbeda. Dan disaat perasaan gue entah bagaimana, dan perasaan Karish? Siapa yang tau. Ada sebagian diri gue yang masih ingin ketemu sama Karish. Sama cewe pendek yang selalu bikin gemes tiap ketemunya. Yang spontannya bikin cinta. Tapi emang dia masih mau ketemu sama gue? --- TARA Harus bilang apa ya saat ketemu lagi setelah putus. Hai? Terlalu canggung. Gimana kabarnya? Sok peduli. Masih keinget aku? Kepedean. Aku kangen kamu? Ntar mas Eja joget joget kesenengan. Gue senang sekali sebenernya. Tapi hidup itu masalah prinsip. Untuk gue, sesuatu yang udah pernah terjadi yasudahlah. Gak ada kata maaf dan gak ada kata kembali. Karena itu lah sejarah. Dan terkadang gue menyesali prinsip gue. ---
All Rights Reserved
#18
fallforyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maafkan Aku
  • RAGARA [ on going ]
  • AREN
  • Misunderstand
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Angkasa
  • RAYXCAIN
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Three Targeted Girls!!

"Naura, sebenarnya aku menyimpan sebuah perasaan lebih di balik persahabatan kita. Aku tak ingin kau mengetahuinya, karna aku takut kau akan menjauhiku. Aku senang sekali, saat kau mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku. Aku melihat kau bahagia dengannya. Seandainya diriku yang disampingmu sekarang. Tapi apa boleh buat, takdir berkata lain. Namun, tak ada penyesalan bagiku, aku bahagia karna kau sudah bahagia sekarang. Bye, I love you" -Chiko- "Suka duka kita lalui bersama. Aku sangat merindukan saat kita tertawa bersama. Apakah kau tidak merindukan hal itu? Hal kecil, namun indah. Jika kau merindukannya, kembalilah padaku. Aku berjanji, takkan melupakan dirimu lagi. Aku tak mau kehilanganmu. Andai waktu dapat diputar kembali, pasti sekarang aku dapat tertawa bersamamu lagi. Maafkan aku. Aku tahu, aku memang salah. Chiko, I miss you." -Naura-

More details
WpActionLinkContent Guidelines