KELUARGA VAN DIJK

KELUARGA VAN DIJK

  • WpView
    Reads 9,153
  • WpVote
    Votes 896
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Oct 22, 2021
"Jika kamu terjebak badai dan melihat sebuah rumah besar di tengah hutan yang gelap... Akankah kamu berteduh disana?" Ami, seorang mahasiswi pecinta alam tersesat di sebuah hutan yang gelap tertutup awan badai saat terpisah dengan teman-temannya. Ditengah derasnya hujan, gelapnya awan, dan aura menyeramkan dari makhluk-makhluk hutan, ia melihat sebuah oasis yang berada tepat didepan bola matanya. Sebuah rumah kuno bergaya zaman kolonial berdiri kokoh ditengah rimbunnya pepohonan tinggi di hutan antah berantah. Terlihat lampu teras rumah itu menyala pertanda ada insan yang hidup didalamnya. "Ahh, daripada aku kebasahan dan dimakan hewan buas, lebih baik aku berteduh di rumah itu saja" ujar Ami dalam benaknya. Sayangnya, itu adalah kesalahan terbesar yang pernah ia buat dalam hidupnya...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • Teror di Balik Pepohonan
  • Bukan Salah Hutan [On Going]
  • Trapped In The Forest
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)
  • MAHADEVA - A War Between Us
  • PACARKU HANTU NONI BELANDA
  • Escape - On Going

All Genre's :Mythic Fantasy, Sciene Fiction, Futuristic Era, Adventure, School Life, Paranormal. Sejak kecil, Jace Damian Harrison tak memiliki teman. Orang-orang menganggapnya pembawa sial, karena siapapun yang berteman dengannya sebagian besar selalu meninggal. Bertahun-tahun hidup tanpa teman, membuatnya terbiasa sendirian. Aura kematian yang selalu dilihatnya hampir setiap hari terasa sangat biasa. Dia takkan repot-repot menghampiri orang itu dan berkata, "Kau akan mati." Namun, Jace tak pernah merasakan kematiannya sendiri. Ternyata rasanya biasa saja. Yang tidak biasa adalah dirinya bertemu dengan ayah yang tak pernah dijumpai seumur hidup. Ayahnya pun tampak tak ingin berlama-lama menghabiskan waktu bersamanya. Jace dilempar ke dunia aneh. Dia tak bisa pulang. Sama sekali. "I want to go home, but I don't know where is my home." *** [Semua yang ada di sini hanyalah fiksi. Jika ada kesamaan nama, tokoh, dan tempat, itu hanyalah kebetulan. Diharap jangan memplagiat, karena membuat cerita bukanlah hal seenteng merobek buku.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines