We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Singgah

Singgah

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 24, 2021
WpInfo
Fanfic
Bukan perihal rasa yang berubah, hanya saja ini tentang sepasang rasa yang terus saja berkelana. ----- "Sabitah, ternyata Tuhan hanya ingin kita mengenal, bukan sepasang rasa yang kekal." Pada akhirnya Maga tahu, hubungan yang ia kira sempurna selama ini hanyalah angan dan kehadirannya hanyalah sebuah singgah yang lara. @rinmarch _____________________ Jika ada kesamaan latar,sedikit alur,nama tokoh dan lain sebagainya, saya mohon maaf. Karena cerita ini murni dari apa yang ada dalam pikiran saya. Untuk itu terima kasih.
All Rights Reserved
#474
bapak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Shorts Story
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • Perlahan [GreShan] (Tidak ada lanjutan)
  • Come Back!
  • musuh jadi cinta [AND]
  • Derena
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • LENATHAN (hiatus)
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines