Story cover for Jeruji Suci by mhd_afi2209
Jeruji Suci
  • WpView
    LECTURES 65
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Chapitres 8
  • WpView
    LECTURES 65
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Chapitres 8
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 12, 2021
Syarif adalah seorang santri kelas 2 di Pondok Pesantren A'la. Latar belakangnya masuk pondok berbeda dengan kebanyakan orang, bukan karena ingin menjadi Ulama ataupun menjadi seorang Ustaz, tetapi karena orang tuanya takut Syarif akan menjadi lebih bandel jika melanjutkan pendidikan di sekolah umum. Bersama dengan Shaheer, sahabatnya, kehidupan karantinanya di Pondok pun dimulai, mulai dari hal-hal menarik, menyenangkan tentang kehidupan pondok hingga persoalan cinta yang dibatasi keimanan. 
Mampukah Syarif memenuhi harapan orang tuanya? Apakah ia mampu berhijrah dari jurang nan gelap ke puncak nan terang? Ataukah semakin terjatuh ke dalam gelapnya dunia kelam? Mari ikuti kisahnya dalam novel Jeruji Suci berikut.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Jeruji Suci à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Cinta Seorang Santri (TERBIT) , écrit par sweet_sofiya19
75 chapitres Terminé
Ini bukan kisah Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah Az-zahra. Namun cerita tentang Muhammad Alfatih dan Safiyah Aqilah. Muhammad Alfatih, seorang santri dan ustadz dari pondok pesantren Al-Jannah yang memiliki segudang prestasi dan bakat jatuh hati pada gadis desa yang ia lihat di masjid. Alfatih awalnya menolak perasaan yang datang kepadanya untuk Safiyah, namun siapa sangka perasaan yang terus ditepis oleh Alfatih justru menghantuinya dan menjadikannya melangitkan nama Safiyah Aqilah Pemuda berdarah Jawa Tengah tersebut berusaha untuk tetap santai dalam mengagumi, sabar dan ikhlas. Pasalnya jarak pondok pesantren dengan tempat tinggal Safiyah cukup jauh yang membuat Alfatih menjuluki dirinya sendiri sebagai pengagum rahasia yang sebenarnya Sangking rahasianya, tak ada orang yang mengetahui bahwa ia sedang mengagumi seorang gadis desa yang ia temui di masjid Kurang lebih 5 bulan lamanya Alfatih memendam perasaannya. Karena tak kuasa memedam perasaannya lagi, Alfatih mendatangi rumah Safiyah bersama Gus Alim gurunya. Alfatih melamar Safiyah bersama guru dan ayahnya, namun Safiyah bingung menjawab Lantas, akankah Safiyah menerima lamaran dari Alfatih? Atau, Safiyah akan menolak lamaran dari Alfatih? "Aku bagai orang yang terjebak dalam labirin saat aku memandang wajahmu, aku juga bagai orang yang terjebak badai dalam kapal yang mengombang-ambingkan diriku. Namun setelahnya, aku bagai orang sebuah tameng yang bertugas melindungimu, dan setelahnya aku bagaikan sebuah bunga yang layu setelah aku tak bisa lagi menatapmu" -Muhammad Alfatih Start: April-06-2024 End: November-16-2024
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔] cover
first & last love(On going) cover
zaujatinya gus azam (END) cover
Panggil Aku Aisyah cover
TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING) cover
30 HARI SEBELUM WAFAT  cover
Cinta Seorang Santri (TERBIT)  cover
aku , kamu , dan cinta kita yang hancur cover
Santri Cool cover

Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔]

25 chapitres Terminé

#Project_Kolaborasi Genre : Spritual-Romance Penulis : Ferdi Andreas x Rianty Blurb Seakan menjadi dejavu. Kisah yang pernah dialami oleh Ummahnya, juga dialami Nabila. Sama-sama terlibat cinta putra seorang Kiai, memaksa Nabila mengulang kembali sejarah tentang cinta segitiga. Berawal dari saat Nabila Zahira menyantri di pondok pesantren Darrul Qur'an, takdir menuntunnya bertemu Muhammad Bilal Al Zaelani. Putra Kiai tempat ia menyantri. Namun seolah sudah tradisi yang mendarah daging, Bilal dijodohkan dengan anak teman Sang Abah. Perang batin melanda, di saat Nabila harus memilih, mengiyakan niat Bilal memperjuangkan cinta mereka dengan menolak perjodohan tersebut, atau merelakan Bilal untuk Nadira, gadis yang dipilihkan orang tua Bilal yang melainkan adiknya dari Ibu yang berbeda. Namun tetap ada darah yang sama yang mengalir dari seorang Kiai Abdulah. Ayah kandung yang tak pernah lagi hadir dalam hidupnya. Akankah kisah lalu Sang Ummah menjadi kisah di masa depan Nabila? Maju memperjuangkan rasa bersama Bilal, atau mundur seperti Ummahnya dulu?