Blooming On You

Blooming On You

  • WpView
    Reads 33,342
  • WpVote
    Votes 3,075
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 2, 2021
Ketika perasaan tumbuh dan bermekaran pada orang yang tidak pernah diduga sebelumnya. Pemuda tertutup, cuek, dan jarang berkomunikasi dengan orang lain sama sekali bukan tipe idealnya Sarada Uchiha. Jelas dia lebih memilih seorang pemuda yang asik dan mudah bergaul, karena itulah tipe idealnya. Tapi karena suatu hal dan lain hal, Sarada terus-terusan saja dibantu oleh seorang pemuda yang jauh dari kata 'Tipe idealnya' itu. Sarada sendiri tidak tahu apa alasannya sampai pemuda itu seringkali mau menolongnya jika sedang terjebak masalah. Sampai akhirnya keadaan berbanding terbalik. Pemuda itu tengah tersenyum, menutup telinga dengan kedua tangannya, dengan tatapan mata penuh rasa sakit dan lelah. Berkata pada Sarada yang sedang menatapnya dari depan pintu. "Tolong aku."
All Rights Reserved
#211
boruto
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : Power To Heal And Destroy
  • WANNA BE : Your Lover
  • Naruto : All Konoha Future
  • Kuchinashi no Hana [Sarada x Shisui]
  • When the Blue Wind Finds Her (BoruSumi)
  • KALIAN MEMANDANGKU SEPERTI APA?(END)✅
  • Melewati Batas Friendzone Borusara
  • kisah dua hati: Boruto dan Sarada [END]
  • In Silence, I Loved You

Update Di Usahakan Setiap Hari "Jadi, aku bertanya-tanya apakah... Mungkin... Kamu bisa mengajariku beberapa jutsu baru? Tapi hanya karena persenjataan seranganku sangat terbatas hanya dengan Kage Bunshin!" Nin Daun muda menjelaskan posisinya, memberi selamat pada dirinya sendiri atas permintaan yang fasih. Sekarang Kakashi merasa malu. Bagaimana dia bisa melanjutkan dengan apa yang akan dia katakan setelah mendengar permintaan tulus murid-muridnya? Namun demikian, ini adalah sesuatu yang harus dia lakukan; dia berutang banyak kepada rekan setimnya yang jatuh. Pada saat itu, pria berambut perak itu tidak mungkin membayangkan bahwa keputusannya akan bergejolak menjadi gelombang yang akan menggelegar di seluruh dunia shinobi. "Maaf, Naruto... Tapi aku tidak bisa." Dia menjawab, memalingkan muka dari muridnya yang berpakaian oranye. "Aku akan melatih Sasuke sampai Ujian dimulai. Dia baru saja membangunkan Sharingan-nya dan hanya aku yang bisa mengajarinya cara menggunakannya dengan benar." Copy ninja menjelaskan. Mata Naruto terbelalak tidak percaya dengan kata-kata gurunya. "Ta... Tapi bagaimana dengan Sakura dan aku? Kita butuh latihan seperti halnya Sasuke!" Si pirang berteriak, tidak bisa memahami alasan sensei-nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines