Aku Dan Perasaan Yang Tak Perlu

Aku Dan Perasaan Yang Tak Perlu

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 10, 2025
Tidak semua cinta berakhir dengan memiliki. Beberapa justru berakhir dengan belajar melepaskan. Cerita ini bukan tentang bagaimana dua orang saling jatuh cinta, melainkan tentang seseorang yang terlalu lama bertahan pada perasaan yang tidak pernah benar-benar diperjuangkan. Di setiap kata, ada lelah yang dipendam. Di setiap kalimat, ada harapan yang perlahan dipatahkan. Bukan karena tidak cukup mencintai, tetapi karena akhirnya sadar bahwa cinta tidak seharusnya menyakiti diri sendiri. Sajak Logika adalah rangkaian monolog tentang cinta sepihak, tentang diam yang menyakitkan, tentang bertahan sendirian di ruang abu-abu bernama "mungkin". Ini bukan kisah menyalahkan, ini tentang menerima. Tentang memilih pergi tanpa kebencian. Tentang memahami bahwa merelakan kadang adalah bentuk paling jujur dari mencintai. Jika kamu pernah berharap terlalu lama, menunggu seseorang yang tak pernah menoleh, atau merasa kalah oleh perasaanmu sendiri- mungkin, cerita ini akan terasa sangat dekat denganmu. Karena pada akhirnya, tidak semua yang kita perjuangkan ditakdirkan untuk tinggal
All Rights Reserved
#36
monologue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (END)
  • De Andere Weg (END)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Chasing Sanara
  • The Villain Mother

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines