We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
happy expectations

happy expectations

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo cuman parasit buat mama sama papa". "hahah emang ada cowo yang mau sama cewe udik kayak lo? " "Gausah berekspektasi tinggi deh lo itu cuman sampah". "Mama malu punya anak kayak kamu". "Gaada yang bisa di banggain dari kamu ". "Gue cuman pura pura selama ini sorry". " Lo pikir gue beneran suka sama lo? ". ________________________. Tak ada yang bisa menggantikan ekspetasi ku mengenai keluarga yang perhatian, tidak ada teriakan, kekekerasan, sahabat yang selalu ada, dan mungkin sosok laki laki yang bisa menjaga ku. Tapi sayang ekspetasi ku terlalu tinggi nyata nya kebahagiaan tidak ada dalam sekenario hidup ku. Penyakitan, bodoh, pembawa sial, tidak ada yang mau berteman dengan gadis menyedihkan seperti diriku. Aku 'Raisya elina Rainvvaseline' seseorang yang berusaha bertahan untuk 100 hari terakhir ku. _____ Ini cerita pertama ku ^^ Maaf kalo banyak typo.. Klik bintang kalo sukaaa yaa💜 Stay save semuaa.
All Rights Reserved
#8
saddnes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sehari Untuk Selamanya
  • Remember You - {On Going}
  • Jejak wasiat kakakku
  • Rannia√
  • BIMANTARA [END]✔
  • Different [END]
  • Nada & Luka (THE END)
  • SKY TRAPPED [END]
  • New Possessive Family
  • Javas Drexzer [END]

"pokoknya nji mau nya mama yang suapin" _kenzie "Kamu apa-apaan sih Kenzie? Udah gede gitu emang nggak malu?" _Riana "Tapi mama kan udah janji seharian bakal turutin permintaan nji?" _kenzie "Iya tapi hari ini kamu tuh aneh. Manja banget. Mama juga butuh istirahat buat besok, nah ini kamu dari pagi banyak banget mau nya. Minta di potongin kuku lah, di temenin tidur siang lah. nah sekarang apalagi? Minta di suapin? Ayolah Kenzie.. kamu udah 15 tahun." _Riana "16 ma.. 2 bulan lalu." _Kenzie Satu fakta lagi bahwa ibunya memang melupakan hari kelahirannya. "Nji janji ini terakhir kalinya.. eh enggak deh. Besok nji minta papa mandiin nji dulu" _kenzie Riana tak pernah berfikir bahwa itu adalah obrolan terakhirnya dengan Kenzie, anak sulungnya yang selama ini mengemis kasih sayang dan terabaikan olehnya. "Tapi mama tau nggak kalau malaikat mencabut nyawa nggak harus orang yang sakit aja ma.. kadang tuhan manggil orang yang...." "Diam Kenzie. Kamu lagi makan nggak boleh sambil bicara" potong Riana, hatinya tiba-tiba perih mendengar ocehan putranya. "Kamu tau kalau Khanza lebih butuh perhatian Kenzie" _batin Riana..

More details
WpActionLinkContent Guidelines