Toga untuk Bapak

Toga untuk Bapak

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 13, 2021
Ayah adalah cinta pertama untuk setiap anak gadisnya. Sosok ayah selalu terlihat kuat, padahal tak jarang mereka bersedih. Namun, bagaimana kalau ayahnya seorang tuna wicara? Berbagai hujatan datang dari kanan dan kiri. Tak jarang Tohir dan keluarga dikucilkan karena kondisinya. Elia Safitri terkadang mendapat cemoohan dari teman-teman sebayanya karena bapaknya seorang tuna wicara. Namun, berulang kali dia tak menggubrisnya. Meski dengan keterbatasan berkomunikasi, perjuangan Tohir takkan berakhir. Demi mendukung anaknya agar tetap mengenyam pendidikan tinggi, dia rela melalui jalan yang berliku. Keadaan ekonomi yang pas-pasan membuatnya harus banting tulang, tetapi dia tak pernah mengeluh. Namun, karena keadaan mendesak, dia harus berutang pada rentenir kejam. Bagaimana kelanjutan ceritanya, ikuti terus kisahnya ya.
All Rights Reserved
#324
menikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A [Completed]
  • Yang Paling Sulit Bilang Cinta
  • Bahasa isyarat
  • Kesabaran seorang istri
  • Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT)
  • Nada - nada Raka (Complete)
  • I LOVE YOU, KAK! [SEGERA TERBIT]
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Langit Untuk Laut

"Jangan liatin gue kayak gitu, gue ga suka." Ucap Aya terang-terangan. "Aya," panggilan itu entah kenapa terasa berbeda, Aya menjadi gugup. "Hm?" Aldi justru kembali diam, lagi-lagi malah menatapnya. "Kak sumpah gue ga suka ditatap lawan jenis begini. Lo to the point aja mau bahas apa, kalau engga lo bisa balik." Ucap Aya akhirnya. Aldi justru mengotak-atik ponselnya kemudian di sodorkan ke Aya. "Kenapa?" "Liat aja," Tanpa rasa curiga Aya mengambil ponsel itu. Ada sebuah video berlatarkan ruang rawat Ayahnya. Aya menatap Aldi bingung sebelum memutar video itu. Tangan Aya bergetar, inikah alasan Ayahnya meminta agar ia jangan membenci sang Ayah? "Tolong berusaha ikhlas dengan keputusan Ayah, tolong jangan benci Ayah karena itu." Ucap Ayahnya saat itu. Aya tidak tau harus apa. Aya tau pernikahan dalam video ini sah, setidaknya dalam agama. Jadi ia sudah menjadi istri Aldi dari kemarin? Dan tidak ada satupun yang mengatakannya? Bahkan Ayahnya juga tidak bertanya dahulu apa ia mau atau tidak. "Ayah tidak salah, beliau tidak ingin lo sendiri." Ucap Aldi hati-hati. "Tapi kita cuma orang asing. Lo bisa-bisanya nikahin gue gitu aja. Gimana kalau gue orang jahat? Gimana kalau lo yang orang jahat? Gu-gue..." Aya menggeleng. "Gue gatau," lanjut Aya pelan. Apa karena ini juga Papa Aldi mengatakan kalau Aya sudah mengambil anak laki-lakinya? Jadi Papa Aldi tidak merestui mereka? Rasanya Aya semakin dibuat pusing. Aya menggeleng, "Ini, ini semua masih ga masuk akal." Aldi tau Aya tidak akan menerima dengan mudah. Tapi ia sudah berjanji, tidak hanya dihadapan Ayah Aya dan para saksi, tapi juga dihadapan Allah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines