Timbul Rasa {On going!}

Timbul Rasa {On going!}

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 20, 2023
PLAGIAT MINGGIR!!! 'Timbul Rasa based on Story' {Update 1 Bab 1 pekan} Kita memang hanya sekedar teman, namun pendekatan kita seperti layaknya kekasih. Sayangnya, kita tak berani untuk menunjukkan jika kita saling memiliki rasa yang sama. Hilda menatap tajam dengan penuh arti pada Marchel, "Maaf gua boong, Chel. Sorry banget gua gak dengar ucapan lu. Gua gak mau lu nyesel setelah pilih dia dibandingkan beri waktu gua untuk ngejelasin," batinnya bersuara dengan penuh sesal dan kepedihan yang dirasakan. Marchel tak berani menatap kedua mata Hilda, jantungnya tak berhenti berdetak. Ini hal yang sulit baginya, berada di titik di mana dia harus memilih, antara mendengar ucapan Hilda atau menerima kehadiran gadis di sebrang. "Thanks, Da. Lupakan orang nyusahin ini." Cerita yang diadopsi dari 'Berteman Dengan Lawan Jenis' pada bab satu ialah 'Timbul Rasa' #Kuliah #wattpadwayts #SadEnding2022 #Februari2022 #No!Plagiat! #Romance #Chicklit #Friendzone #RekomendasiNovelBagus Created By Firdha_Nda Minggir jauh2! Plagiat! Bukan di sini tempatmu bersarang! Karya Orisinil Writed on September 2021 Published on Februari 2022
All Rights Reserved
#19
olshop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Kata Sahabat [COMPLETED]
  • Gheandra [END]
  • Presence Of Feel
  • Vendetta [Selesai]
  • A K I L A ☑️
  • Nostalgia
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • After Second Marriage(Completed)
  • CUTE GIRL ANTAGONIS [END]
  • Rintik Hujan

[Ambassadors' Pick: July 2022 oleh Wattpad AmbassadorsID] Ava Rayna Tsabita begitu kaget saat manusia es yang beberapa hari ini hanya bisa didengarnya tanpa berani dia tatap tiba-tiba duduk di depannya. "Sepertinya kita menghadapi masalah yang sama. Jadi saya akan duduk disini. Gak usa ngomong, gak usa ngobrol, gak perlu kenalan. Cukup diem aja dan kerjakan apa yang kamu kerjakan." "eh," gumam Ava tidak mengerti apa yang cowok yang ternyata gantengnya gak main-main ini, eh maksudnya manusia es, ini katakan. 'Dan, duh kaku banget cara ngomongnya. Apa perlu saya bilang, oke Anda bisa duduk di sini,' ringis Ava. * Aksa Satria Baskoro sudah muak dengan segala gangguan saat duduk sendirian di tempat itu. Dan gadis itu, Aksa tidak peduli namanya, sepertinya mengalami hal yang sama. Dulu sewaktu SMA tidak ada yang berani mendekat padanya. Masa awal kuliah ini benar-benar menyebalkan. Dia kembali harus menunjukkan ke orang sekitarnya bahwa dia punya taring, tanduk, gigi dan kuku tajam. Jadi, dia akan memanfaatkan gadis itu. Mereka akan sama-sama diuntungkan. Masih sama, Aksa tidak mau direpotkan dengan kegiatan yang disebut - berteman -

More details
WpActionLinkContent Guidelines