ZOOM
  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 6, 2023
Pria ini mencintai sesama jenis? Itu bukan dosa kan? Rongga matanya terlebih dahulu melangkah saat hari terakhir sebelum ujian kenaikan kelas hampir saja di torehkan itu kepada sesosok yang bertengger di salah satu bangku kantin sekolahan. Cinta yang bersemi tanpa sebuah air itu laksana kaktus dalam padang pasir yang selalu berkalbu tanpa adanya sebuah keraguan karena berlabuh begitu mendalam. Hatinya tak peka kala itu kalau dia sedang mencintai seseorang, namun nyata nya kisah ini dimulai dari ketidak pekaan itu ternyata. Hanyut, kini payung tiba-tiba saja ditawarkan oleh loket tiket aneh, dan masih ada dua lagi disana, entah siapa yang akan menerima nya, tapi bagaimana? Apa dia ingin menerimanya? Pria imut ini? Seseorang pemilih yang selalu pilih-pilih akankah menyalurkan tangannya untuk menimba payung dari loket? Tapi kisah ini adalah kisah ketiga pemilik payung. Dan yang pasti mereka tak ingin merasuk lebih jauh lagi karena sejak awal, ini sudah tidak benar, segalanya disini hanya ada keharaman. Ketiga remaja ini sedang berkalut dengan kabutnya. Bertanya pada payungnya. Kumpulan kata yang terucap dengan cepat hanya bisa mampir dalam pemikiran seorang remaja yang baru menginjak fase dewasa, ia ingin sekali untuk lebih jauh dan mengerjakan satu persatu dari ekspektasi yang ia buat. Perjalanan panjang yang di mulai dari kisah yang selalu di perbesar dan di pecah menjadi pecahan yang bercabang membuat nya seperti harus memiliki setidaknya dua otak yang siap bekerja keras. Bersembunyi dalam topeng, melipat mulut dan hanya bisa berbicara dengan perkataan penuh dengan tutur kata, ia tidak bisa leluasa. Dia takut jika dunia ini akan menjadi monster berbahaya, terlebih saat ia mulai mengenal dan beranjak ke sebuah jalanan yang tak tahu apakah itu akan membawanya pada mimpi-mimpinya dan juga ekspektasi nya yang setiap hari pasti akan selalu ia perbaharui. Dunia, cerita dan semua rahasia di hidupnya akankah berakhir dengan kepastian seperti yang telah ditunggu olehnya?
All Rights Reserved
#881
rapuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅
  • True Lovely : My BL Stories
  • B.L [End, Yaoi/BL Lokal] ✔
  • Let Me Love You
  • Soulmate
  • Self Injury's(complete)✔
  • Between You and Us
  • Destroyed (BxB) 2

Bugh!! Bugh!! Kreakkk!!! "Akhhh sialan lo!! Berani nya kroyokan!! Jerit nya murka ketika diri nya di kroyokan tiba-tiba. Bugh!!! Pukulan telak mengenai rahang pria itu, hingga membuat sudut bibir nya sobek " siapa lo?! "Murka nya ketika seorang pria asing tiba-tiba men jotos rahang nya. " pergi atau gua mutilasi di sini!! "Ancam nya dengan nada rendah penuh peringatan. 1 2 3 Hitungan ketiga pria itu tak bergerak sama sekali, hingga tiba-tiba Sreeettt!!! Akhhhh Sebuah pisau lipat, menggores di lengan pria itu. " hahaha... Gua kan udah bilang, pergi ya pergi!! Teriak nya dengan di selingi ketawa yang sangat menyeramkan. Hingga akhirnya pria itu pergi meninggalkan kedua pria itu di sana. "Lo gapapa? " tanya pria misterius itu. "Its oke" ucap nya sambil memegang rahang nya yang terasa kebas. "Gua duluan... Hati-hati " pamit nya sambil berjalan tertatih-tatih menuju motor sport hitam yang tergeletak di sana. Brumm... Brumm.. Sepeninggal nya pria itu, diri nya masih saja menatap tubuh pria itu yang semakin mengecil. "He's is mine" gumam nya dengan senyum yang tipis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines