Tempat Berteduh

Tempat Berteduh

  • WpView
    Odsłon 27
  • WpVote
    Głosy 1
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja śr., paź 20, 2021
Andira hidup sendiri. Yang ia tahu ia besar di sebuah Panti Asuhan dengan beberapa teman yang hampir sama nasib nya dengan diri nya. Sampai pada suatu hari datang seorang laki-laki yang ia anggap seperti Kakak nya sendiri yang bernama Gario Abhipraya ke Panti Asuhan yang di tempati Andira. Dia sering datang ke sana hanya untuk sekedar menghibur anak-anak dan membelikan makanan untuk mereka. Andira menyebut nya Kak Io. Bagi Andira Kak Io adalah tempat nya bercerita, berlindung, berkeluh dan berteduh. "Dira jangan merasa kesepian ya, kalau lagi di keadaan itu hubungi Kakak pake Hp yang Kakak kasih ini ke kamu. Kakak ada kapanpun kamu butuh." Photo by Pinterest Edited by me.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#31
deep
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Transmigrasi - Axelio Welwitschia N.(End-Revisi)
  • Alisa's Story
  • CATUR [END]
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Sejenak Luka
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Just You
  • Buah kebencian untuk ayah END (Versi revisi)
  • Arkanza (End)
  • A R V I O

"Axelindra dan Axelio (dua jiwa, dua takdir, satu tubuh)" Axelindra adalah pemuda dingin dan penuh jarak. Hidupnya dikelilingi oleh keheningan dan ironi yang perlahan mengikis hatinya. Dunia seolah tak pernah benar-benar memberinya tempat, kecuali pelukan hangat kakek dan nenek angkat serta bang Vino-nya yang menjadi satu-satunya definisi keluarga baginya. Sementara itu, Axelio Welwitschia N. Pemuda berhati lembut dan penuh senyum. Ia memiliki keluarga lengkap, tapi tak pernah benar-benar dimiliki oleh mereka. Tak ada pelukan, tak ada pengakuan, hanya bayang-bayang ekspektasi, kebencian dan penolakan. Meski begitu, Axelio tak pernah membenci. Ia terus berjuang untuk diterima, hingga ajal memaksanya menyerah sebelum sempat meraih harapan itu. Lalu, di persimpangan takdir, Axelindra terbangun dalam tubuh Axelio. Kini, ia harus menghadapi keluarga yang menyakitkan dan menjalani kehidupan yang tak pernah ia pilih. Tapi di balik semua itu, mungkin inilah kesempatan terakhir untuk menemukan arti cinta, penerimaan, dan keluarga yang selama ini hanya jadi mimpi baginya. P.E.N.T.I.N.G Ini cerita murni dari hasil pikiran penulis dan tidak berniat untuk di terbitkan atau apalah itu. Ini hanya untuk koleksi penulis pribadi, jadi penulis juga nggak butuh koreksi atau hujatan dll. Meski niat kalian baik penulis apresiasi tapi sekali lagi penulis tegaskan nggak butuh. Kalau mau baca ya silahkan, tapi jangan berisik. Kalau kalian nggak nyaman silahkan tinggalkan. OK!! Copy? Silahkan tapi......👊👊

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści