We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Love For You

My Love For You

  • WpView
    Reads 1,481
  • WpVote
    Votes 1,000
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
============= "Lagi mikirin apa?" "Nyokap gue." "Nggak usah takut ada gue disini." "Alah boong lo, katanya lo janji mau jelasin semuanya, tapi tadi apa, lo sama sekali nggak ngejelasin apa apa!" "Gue juga bingung mau ngejelasin mulai dari mana, mulut gue susah banget buat ngejelasin semuanya alyaa..." "Alesan!!" "Beneran..." "Kalo lo udah tau keadaannya kayak gitu kenapa nggak lo aja yang jelasin?" timpal Aldi. Melihat tidak ada respon dari Alya, Aldi kembali bertanya mengenai pernikahan itu, "Lo mau nikah sama gue?" "Nggak." "Kalo gue sih mau," Alya menarik baju Aldi dengan kasar. "Lama lama gue jeburin lo di danau ini!" "Emang kenapa?, Apa alesan gue buat nggak nolak?" "Mungkin kita emang jodoh," lanjut Aldi tersenyum sambil menaik turunkan alisnya. ============= Kisah mereka dimulai dari kesalahpahaman. Kisah rumit yang berbalur dendam membuat hubungan mereka merenggang. Bagaimana perjalanan kisah cinta dua sejoli itu? Akankah indah atau sebaliknya? Mampir dulu bentar yuk gaes, scrol2 dulu siapa tau tertarik, jangan lupa tinggalkan vote dan komen yang membekas 💕 kanahwvfha fionahesty
All Rights Reserved
#703
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't call it love!
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Sudut pandang (felisha)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Way To You (END)
  • Stay (Away)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • friendship dump

Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines