Joey dan Dunianya [On Going]

Joey dan Dunianya [On Going]

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 4, 2022
✿Cerita ini hanya fiktif belaka, tidak ada sangkutpautnya dengan tokoh di dunia nyata. Bila ada kesamaan nama tokoh, alur cerita, ataupun latar, hal tersebut hanyalah ketidaksengajaan. Jangan bawa tokoh cerita lain ke dalam cerita ini, hargai saya sebagai author/pembuat cerita fiksi ini. Terima kasih.✿ "Kata Almarhumah Nenek, hujan itu anugerah dari Allah. Makanya kalo semisal Jojo gak suka sama salah satu anugerah dari-Nya, itu berarti Jojo udah ngelakuin kesalahan yang fatal. Kita sebagai manusia harus bersyukur dengan segala anugerah yang udah Allah kasih ke kita, begitu juga anugerah yang udah Allah turunkan ke Bumi, yaitu hujan" "Tapi bukannya waktu itu Jojo bilang gak suka hujan ya? Kok sekarang malah suka sama hujan?" "Itu kan waktu itu, sekarang beda lagi. Jojo jadi suka hujan sekarang," suara imutnya membalas. Pandangannya beralih menatap udara, seolah sedang memikirkan sesuatu, "eh tapi Bang, emang iya ya cinta juga anugerah terindah yang Allah kasih ke kita ketika kita lagi jatuh cinta sama seseorang?" tanya Jojo, kembali memandangi kedua netra Sang kakak dengan wajah kebingungan. "Kok tiba-tiba ngebahas cinta sih kamu?" Kedua matanya seketika memicing, "jangan-jangan kamu lagi jatuh cinta ya?" "Ih, nggak! Jojo cuman nanya, Abang malah su'udzon," kesalnya, memalingkan wajah kearah lain. "Itu Nenek yang bilang, tau." "Cinta itu bisa buat kita bahagia sebahagia-bahagianya Jo, tapi cinta juga bisa buat kita tersakiti sesakit-sakitnya. Jojo tau gak, di korannya Bapak ada banyak banget berita tentang bunuh diri karna disakiti sama pacarnya?" Jojo mengangguk polos, "nah itu, makanya Abang bilang tadi- cinta bisa aja bawa pengaruh baik dan bisa juga bawa pengaruh buruk buat seseorang yang merasakannya. Tapi Abang gak pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta sih. Abang males mikirin cewek soalnya," "Kok ngeri ya bang?" "Nggak akan ngeri kalo kita gak main-main sama yang namanya cinta, Jo."
All Rights Reserved
#43
yuzeyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • EXCHANGE
  • STORY' KITA DI BANGKU SMA
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Tokoh Utama
  • Na!
  • FATE
  • Destiny [Joonghwa]
  • Semu [Completed]

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines