ARON
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 10, 2021
Seperti biasa. Kehidupanku yang sangat suram kembali berulang tanpa henti-hentinya. Semua yang kulakukan hanya akan membuat semua ini menjadi kembali suram. Hanya satu yang membuat hidupku seakan-akan kembali cerah. Adikku. Dialah satu-satunya alasanku bahagia. Dia bagaikan pelita yang mencurahkan gelap dalam hidupku. Tetapi, Setiap aku meninggalkannya, selalu saja membuatku teringat dengan tragedi yang aku sesali di masa lalu. Kehilangan keluarga adalah sesuatu yang sangat buruk. Bagiku, kehilangan saudaraku dan Ibuku kemudian digantikan oleh sesuatu yang sama sekali tidak aku inginkan adalah bagian yang terburuk dalam hidupku. Ini bukanlah yang kuinginkan. Alzo, satu-satunya tujuan hidupku yang tak ingin kulepas dari pelukanku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auri, Cigarettes and Life
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Behind The Smile
  • Keazen (a sly world) TERBIT!
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • RUMAH TANPA ARAH
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • "Kisahku"

Cover by pinterest kebebasan, uang dan kekuasaan. tiga hal yang sudah lebih dari cukup untuk Auri. menghabiskan hari seperti remaja pada umumnya, bersenang-senang, dan melakukan apapun yang ia mau. entah sejak kapan, hal-hal ini menjadi rutinitas bagi pemuda itu. namun, pada akhirnya hidup bukan hanya tentang bahagia. meski ia telah terpontang-panting dan babak belur di masa lalu, kemudian mendapatkan kesenangan bak sebuah mukjizat, pada akhirnya sesuatu akan kembali menghantam. tidak akan membiarkan hidup hanya diisi oleh tawa bahagia. Auri tak pernah terpikirkan sama sekali jika apa yang ia rasakan sekarang akan secara perlahan terkikis. hanya karena sebuah rahasia masa lalu dan masa kini yang perlahan terkuak oleh seseorang yang bahkan tak pernah terpikirkan di benak Auri untuk mengenal. hiperbola, mungkin saja orang berpikir seperti itu. tetapi bagi Auri yang telah melewati beberapa hal menyakitkan, mendapatkan masalah lagi rasanya akan membuatnya gila.

More details
WpActionLinkContent Guidelines