Angkasa untuk Aurora

Angkasa untuk Aurora

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 18, 2021
"Lo jahat! penghianat bianca! Lo sahabat gue tapi kenapa Lo ambil Gerrard dari gue?!" isak Rora "Sayang dengerin aku ini gak seperti yang kamu liat aku sama Bianca ga ada apa apa" terang Gerrard "gak ada apa apa Lo bilang? lalu barusan apa? tidur berdua bahkan kalian kalian hikss Isak Aurora, Gerrard kita putus, dan lo Bianca gue kecewa banget sama Lo sahabat yang nusuk dari belakang penghianat" "raaa sori gue hilap, tolong maafin gue raa" "makasih yah atas pertemanan nya, dan penghisap nya" "Karis kita pulang" ajak Rora dengan Isak nya setelah sampai rumah "pulang kemana kak?" "Aku mau ketemu Daddy aku mau ketemu Ando, aku mohon kita pulang ke Korea" Isak Aurora menguncang tubuh karis adiknya "iya kita pulang hey jangan nangis yah" karisma memeluk erat Kaka nya ada apa?" tanya karis "Aku mau pulang aku mohon bukan nya ini yang kamu mau? berkumpul bersama Daddy dan kak Ando?" "Aku telpn Daddy dulu ya biar siapin semua nya Kaka tenang jangan nangis, kalo Kaka nangis aku bisa di gorok daddy sama kak Ando karena mata Kaka bengkak" canda karis "see you Indonesia, and welcome new life" gumam Aurora yang saat ini sudah berada di pesawat pribadi keluarga nya"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Trasmigrasi Queenzee
  • LOVE BETWEEN WARSZ
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Arkan&kiara
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • DEAR MR.COLD
  • KIARA [END]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines