🦋HE✨{kang daniel}

🦋HE✨{kang daniel}

  • WpView
    Reads 272
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
aku tidak merasakan sesuatu yang spesial tentang kita, kecuali hubungan kita yang jelas dimata orang orang Hubungan sedarah Hubungan kakak-beradik Itu saja, tidak ada yang lain Kau kakakku dan aku adikmu, sesimpel itu menurutku. -kang yesin jika takdir berkata lain tentang kita, maka aku akan membungkam takdir itu sendiri, persasaanku adalah milikku, begitu juga dirimu. - kang choding Up minggu&kamis Kalo lagi mood double up Kalo lagi ga mood: up only mingyu ehh minggu
All Rights Reserved
#936
yeonjun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • Gara-Gara OSN
  • MY PROMISE TO YOU || YEONTAE
  • Silly Couple ✔
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • "We?" Kang Daniel {✔}
  • You're Still The One
  • Missing And Found You
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • Wenyeol ft. NCT [END]

"Bagaimana bisa aku mimpi bertemu Mama kalau aku tidak tahu Mama itu seperti apa Pa?" "Karena itu Papa akan beritahu rahasianya. Kamu mau?" Tawaran Jaemin dengan cepat disambut anggukan ribut putranya. "-apa yang kamu pikirkan tentang Mama?" "Cantik." Jaemin kembali tersenyum ketika mengusap kening sang putra. "Sangat cantik. Mama mu benar-benar cantik.." Jawab Jaemin, kali ini balas Yuta yang tersenyum lebar. "-lalu siapa yang kamu bayangkan saat kamu memikirkan kata cantik?" Jaemin kembali bertanya, membuat Yuta menunjukkan tampang berpikir -seperti sedang mengingat-ingat sesuatu. "Auntie Renjun cantik sih.. Tapi aku tidak yakin jika Mama cerewet seperti Auntie." Jaemin menahan kekehannya, '𝘔𝘢𝘮𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘦𝘸𝘦𝘵 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨..' "-eumb.. Sekretaris Papa, Bibi di kedai ice cream, Ibu guru. Kecuali Auntie Renjun aku tidak suka mereka." Balas Yuta langsung merengut, kembali ia mendongak untuk menatap tajam sang Papa yang terkekeh pelan ketika melihat ekspresi putra kecilnya. "-Bibi Haechan! Bibi Haechan sangaaaat cantik kan Pa?" Yuta menatap Jaemin dengan tatapan berbinar. Membuat Jaemin menggigit bibir dalam, ia menahan air matanya yang mulai berkaca. Kembali pula direngkuh tubuh kecil jagoannya, ia bawa untuk lebih dekat lagi dengan tubuhnya. "Cantik. Cantik sekali." Begitu mendapat persetujuan dari si Papa, Yuta bersorak kecil. "Yippie!" "Maka pikirkan Bibi Haechan." "Ha, siapa Papa?" "Dan kamu akan bertemu dengan Mamamu di dalam mimpi." "Begitu?" Jaemin mengangguk dengan senyuman lembut. "Tidurlah sayang.."

More details
WpActionLinkContent Guidelines