MOMMY
  • WpView
    LECTURES 3,531
  • WpVote
    Votes 336
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., sept. 24, 2024
"Daddy!" Kai menutup matanya, ia masih bersikap tenang, Tubuh Kai mundur bersama kursinya memberi celah untuk Daisy yang dengan acuh duduk di atas pangkuan Kai, anak itu membuat Kai diam saat Daisy meletakan satu persatu foto beberapa wanita di atas meja Kai, ada sekitar 9 foto yang Daisy letakan disana, sebelum anak itu mendongak menatap ayahnya. "Apa ini sayang?" Tanya Kai. "Dad, coba tunjukan yang mana Mommy?" Kai, sungguh hampir tersedak ludahnya sendiri detik itu, matanya serta merta melebar menatap wajah polos putrinya yang nampak tidak sabar. "...Daisy, apa maksudmu?" "Daddy, semalam Daddy yang mengatakan kalau Mommy adalah wanita paling cantik di dunia, aku hanya ingin tau bagaimana wajah Mommy, jadi aku mencarinya di laptop Aunty Cris tapi kenapa banyak sekali foto wanita yang muncul Dad? lalu yang mana Mommy?" Ya Tuhan.. Kai tidak tau harus mengatakan apa kali ini, sadarlah Kai jika putri kecilnya sudah benar-benar tumbuh dan menjadi gadis yang cerdas, haruskan Kai berbangga atas hal itu? juga kesadaran Kai tentang betapa pesatnya kemajuan teknologi saat ini hingga bisa dengan mudah di akses oleh siapapun tanpa terkecuali putrinya.
Tous Droits Réservés
#143
fanficindo
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • HENGGAVORIA
  • Good Daddy
  • HOT DADDY 1 (TAMAT)
  • That XX
  • Mysterious Girl
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Undelivered Message

Bahkan kehidupan yang bahagia tak akan pernah ada tanpa sedikit kegelapan. Kata bahagia akan kehilangan maknanya jika tidak diseimbangkan dengan kesedihan. Akan lebih bijak jika kita menerima segalanya dengan kesabaran dan ketegaran, karena mungkin sebenarnya kita tidak pernah kehilangan apapun dalam hidup ini. Mungkin hanya ditukar dengan sesuatu yang jauh lebih baik. *** "Jadi... apa maumu?" Vyora mengangkat wajahnya kemudian berjalan mendekat ke hadapan Hengga. Tidak peduli bagaimana guntur seakan sedang menyambar di atas kepala, tak terlalu memperhatikan bagaimana tatanan rambutnya yang semula rapi menjadi berantakan terkena angin. Atensi Vyora hanya terpaku pada satu orang dan dia adalah Hengga si pemecah euforia. "Apa tawaran balas dendamu masih berlaku untukku?" Seutas senyum terukir di bibir laki-laki tersebut. "Aku selalu menunggumu mengucapkan kalimat itu" "Lalu jawabannya?" "Tentu saja" onyx dingin Hengga berubah semakin tajam "Akan aku pastikan anak buah mereka menerima kepala pemimpinnya, pegang janjiku padamu Vyora" Cerita ini berfokus pada Hengga yang diperintahkan sang ayah untuk menjaga Vyora. Putri dari mafia berbahaya yang sangat diincar untuk dijadikan alat balas dendam. Bisakah Hengga melakukan perintah ayahnya? Menjaga Vyora, walaupun mungkin akan berakhir tumbuh perasaan yang tidak seharusnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu