Story cover for Try Not to be Baper by Sulisghari
Try Not to be Baper
  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Oct 15, 2021
Mature
Bisakah aku menerima segala kebohongan atau bahkan kejujurannya? Akupun tak tahu bagaimana seharusnya menaruh perasaanku ini. Akankah ia datang kepadaku dengan sejuta perasaan yang sama, seperti perasaanku padanya? Ataukah, dia hanya singgah dan telah menemui tambatan hatinya selain diriku? 
Terjebak dalam friendzone yang membuatku bimbang. Akan berakhir seperti apakah kisahku? Happy ending atau sad ending?
Baca kelanjutan kisahnya...
All Rights Reserved
Sign up to add Try Not to be Baper to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
FATE LOVE S2 •Sunsun•✓ by kizara_sunyva
18 parts Ongoing
Mereka pernah menjadi rumah satu sama lain, pernah belajar menjadi dinding yang menjaga jarak. Tetapi saat itu terjadi mereka tetap bisa merasakan. Begitu sakit, begitu dalam, dan tetap, begitu sayang. Bukan karena mereka tidak lagi saling cinta, tapi mereka hanya tak diizinkan untuk mencintai. Mereka berpisah, bukan karena berhenti mencinta, tapi karena keadaan memaksa mereka. Tapi bagaimana dengan hati mereka? ••• Aku tidak tahu bagaimana caramu menata hati, tapi hatiku masih memanggil namamu dalam sepi. Aku masih mencintaimu, dalam bentuk paling sunyi, paling rahasia, paling menyakitkan. Kalau suatu hari kau bertanya. "Apakah aku pernah benar-benar kau cintai?"Jawabanku>>>selalu dan selalu mencintaimu. Aku mencintaimu, itu tak pernah berubah. Tapi kau pergi, meninggalkan aku dengan segala tanya yang tak punya jawaban, bagaimana caranya aku merelakan yang masih tinggal dalam dada? Aku tetap mencintaimu walaupun menggunakan cara terburukku! ••••• Lucu ya? Kita yang dulu saling menggenggam erat, kini hanya bisa saling mendoakan diam-diam, dari jarak yang tak terlihat, tapi sangat terasa. Cinta ini belum mati, hanya kukubur hidup-hidup bersama semua hal yang tak sempat kita selesaikan. Meski langkah kita menjauh, hatiku... masih tinggal di tempat yang sama, di tempat kita pernah saling memilih. Aku pergi bukan karena tak ingin tinggal, Kita masih saling mencintai, hanya saja... cinta kita tak lagi punya tempat untuk pulang, mengambang antara langit dan bumi. • • • Sebelum baca, boleh juga baca FATE LOVE 1 dulu. Tapi gak terlalu berhubungan sih, soalnya di fate love 1 hanya cerita cinta mereka saat lagi bersemi, sampai akhirnya break up:) Dan disini kita akan menceritakan life after break up, bagaimana kelanjutan cinta nya SUNSUN 🐧🦊 ••••• JANGAN SALPAK TOLONG B×B yang homophobic jauh-jauh yaa.. SUNSUN✓ 🐧🦊 ENJOY 🌷🩷 ©•kizara_sunyva•
A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT] by azuafara
123 parts Complete
[ #1 Angst • 7 Juli 2025] [ #1 Lovetriangle • 22 Juni 2025] [ #1 Emosional • 14 Juni 2025] [ #1 Comingofage • 16 Mei 2025] [ #1 Secretlove • 2 Mei 2025] [ #1 Fiksiindonesia • 18 Agustus 2025] [ #1 FWB • 15 Oktober 2025] Ini adalah kisah dua orang yang sama-sama penuh luka, tapi juga sama-sama keras kepala dalam mencinta, dengan seluruh keberanian mereka. Mereka mencintai dengan membangkang pada ketakutan mereka sendiri. Dengan ego yang saling melukai. Dengan kesetiaan yang beralasan satu janji. Ada yang indah dari cara mereka tetap saling merawat, meski semesta belum memberi tempat. Ada yang memilukan, tapi juga mengharukan, dari cinta yang bertahan bukan karena segalanya baik-baik saja, melainkan karena mereka berdua memilih untuk tidak menyerah. Mereka tragis. Tapi juga manis. Mereka tulus. Tapi jalannya tidak mulus. Dan mungkin, itu justru lebih menyakitkan daripada hubungan yang hancur karena benci. Sebab, dalam cinta seperti ini ... yang paling menyesakkan adalah tahu bahwa mereka saling mencintai, tapi tidak yakin, apakah cinta itu cukup untuk menyelamatkan mereka dari semua ini. --- Ini bukan cerita singkat. Tokoh-tokoh di dalamnya tidak hadir sekadar untuk lewat. Mereka tumbuh perlahan, jatuh pelan-pelan, lalu bangkit dengan cara yang hanya bisa dipahami jika kamu bersedia bertahan. Tulisan ini panjang karena mereka layak diceritakan dengan utuh. Setiap bab, setiap percakapan, setiap jeda, dibangun untuk mengenalkan mereka apa adanya: rapuh, egois, lembut, lucu, menyebalkan, dan menggemaskan. Jika kamu bertahan sampai akhir, satu hal yang pasti akan terjadi adalah ... kamu akan menyayangi mereka, mungkin bahkan lebih dari yang kamu kira.
You may also like
Slide 1 of 9
You're Here, But Not For Me cover
Reason cover
ANGEL (EXO's Story) cover
FATE LOVE S2 •Sunsun•✓ cover
Cempaka Terakhir ✔ cover
TAKDIR DAN RAHASIA cover
Kamu [SELESAI]✔ cover
A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT] cover
All The Small Thing cover

You're Here, But Not For Me

8 parts Ongoing

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.