Ken Angrok, Pendiri Singhasari

Ken Angrok, Pendiri Singhasari

  • WpView
    Reads 7,061
  • WpVote
    Votes 491
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Dec 21, 2021
Ken Angrok membelai pipi Ken Umang, "Umang, kau tahu hanya kau yang aku cintai. Aku tidak ingin wanita yang aku cintai susah disini. Itu sebabnya aku ingin kau kembali. Aku tidak ingin ada apa-apa denganmu. Disini tidak hanya cuacanya keras tapi juga berbahaya. Pasukan Kediri bisa tiba disini sewaktu-waktu. Aku tidak bisa melihatmu terluka atau mati disini. Aku tidak bisa hidup tanpamu, Umang. Aku dan kerajaan ini membutuhkanmu." Kata-kata Ken Angrok bagaikan air sejuk yang menyirami bara dalam hati Ken Umang. Sebagai wanita ia ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Tapi di dunia ini apa yang lebih berharga daripada cinta suami kepada istri ? Ken Umang sudah mendapatkannya. Ia memeluk erat sang suami. "Maafkan aku kangmas. Kadang aku keras kepala. Itu karena kepalaku sakit memikirkan status yang kau berikan padaku. kalau aku bisa memilih, aku lebih baik tidak menjadi istrimu daripada kau sematkan status selir padaku. Status itu sangat menyakitkan hatiku. Aku bukan mainanmu. Aku bukan tempat pelampiasan nafsumu. Aku bukan hadiah untukmu. Aku lah yang berjuang dari nol denganmu, kakang, tapi apa yang didapatkan anak-anakku kelak ? Nol. Tidak ada. Buatku aku sudah cukup puas mendapatkan cintamu. Tapi bagaimana dengan anak-anakku ? Apa yang kuberikan pada mereka ?" Ken Umang menangis sesegukan sambil memeluk sang suami. Walaupun ia merelakan tahta jatuh ke tangan anak-anak Ken Dedes tapi sebagai ibu hati kecilnya tetap tidak ikhlas. -------------------------------------- Siapa yang tidak mengenal Ken Arok dan Ken Dedes ? Kedua sejoli ini adalah pendiri kerajaan besar Singasari. Tapi dibalik romance mereka, terdapat seorang wanita yang berhati besar yang merelakan tahta diberikan kepada putra-putra madunya demi rakyat Kediri, agar rakyat terlepas dari penderitaan yang tidak berkesudahan. Adakah Ken Umang - Ken Umang yang lain dimasa kini ? Ken Angrok, Pendiri Singhasari. Cerita berdasarkan bukti sejarah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wanita Pilihan
  • My Cold Husband [TERBIT]
  • [√] Hydrangea Love | [Exp. Vers.]
  • KALINDRA
  • Cansu
  • Broken Flower ( Spin Off TERJEBAK)
  • tentang sebuah rasa
  • Heart Attack
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)

"Bagaimana dengan dirimu, kangmas. Apakah kau diperbolehkan bercumbu dengan wanita yang telah bersuami ?" kata Srikandi sambil mengangkat wajahnya. Arjuna terkesiap mendengar kata-kata Srikandi. "Aku tidak cemburu pada kangmbok Banuwati karena ia adalah cinta pertamamu. Tapi sangat tidak adil bahwa kangmas tidak suka aku menggoda pria lain sedangkan kangmas menggoda wanita yang telah bersuami. Dimanakah keadilan ?" Arjuna terdiam. Kemarahannya mereda. Selama beberapa saat ia tidak dapat berkata apa-apa. "Maafkan aku, yayi. Aku emosi padamu karena hatiku terbakar api cemburu. Walaupun hanya melihat sekilas, aku bisa merasakan nafsu birahi Prabu Jatikusuma padamu." Katanya sambil memegang pundak istrinya. Ia memapah istrinya untuk berdiri. "Kapan kau akan menari untukku ?" tanya Arjuna sambil meraih dagu istrinya dan menengadahkan wajahnya. Srikandi menatap mata sang suami malu-malu. "Bukankah aku suka menari untukmu, kangmas ?" katanya lirih. "Ya, aku suka sekali tarianmu, wong ayu." rayu Arjuna. Dengan bernafsu ia melumat bibir Srikandi. Hatinya panas terbakar api cemburu teringat birahi laki-laki lain pada istrinya. Jari-jarinya membelai punggung dan rambut panjang sang istri, lalu merayap masuk ke dalam pakaian istrinya. ******************************* Ia seorang putri raja yang besar dalam kemewahan tapi ia bukanlah wanita manja yang terlena pada kenikmatan dunia. Ia seorang wanita mandiri, cerdas, berkemauan keras dan rajin belajar. Ia mendobrak adat istiadat dan membuktikan bahwa wanita pun mampu sejajar dengan pria. Kisah perjuangan seorang wanita berbalut romansa membuat wanita ini menjadi panutan sepanjang masa. Jakarta, 1 Juni 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines