Ephemeral | Lee Haechan

Ephemeral | Lee Haechan

  • WpView
    Leituras 15,818
  • WpVote
    Votos 965
  • WpPart
    Capítulos 33
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 22, 2025
"Kalau takdir Tuhan memang adil, seharusnya antara kebahagiaan dan kesedihan menjadi setara bukan?" Dalam cerita ini, ku selipkan beberapa dari banyaknya sekat jatuh dan lelahnya menjadi manusia yang cukup. Di mana yang gagal ku cicipi keberuntungan dalam pintu lain atas nama jalan liku takdir. Berjalan dari segala sisi kehidupan yang terus berotasi pada ribu bahkan jutaan manusia yang ada di tanah bumi. Tentang apa itu bangkit, apa itu bertahan, apa itu bersyukur, apa itu menerima diri, apa itu berdamai, apa itu saling merangkul dan apa itu tanda tanya besar yang sampai kapanpun tak akan pernah mampu ku tulis. Apalagi kalau bukan akhir bahagia sebuah kisah. Bukan pandai ku mengulik alur, bukan cerdas ku menanam karakteristik. Namun ingin ku merangkai kata dari benak yang kadang juga kusut berpikir bagaimana ini bisa selesai. Selamat menikmati. -Disclaimer ; • semua tokoh, lokasi, latar belakang, keyakinan dan insiden dalam cerita ini 100% hanyalah fiksi. • about 30% cw // harsh words ©RvHJRNY
Creative Commons (CC) Atribuição
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • My Bride 2 (Tamat)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • BINA
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • Cahaya [COMPLETED]
  • My Ex - My Next
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Serendipity

(Tahap revisi) 15++ Sequel yang bisa dibaca secara terpisah Satu takdir sepasang manusia yang sama-sama dibuat gila karena Cinta. Takdirnya yang tertukar karena masa lalu membuat keduanya tersiksa secara bersamaan dengan cara yang berbeda. Mereka yang terikat oleh takdir akan kembali karena takdir meski harus ada perasaan yang dikorbankan. Entah itu perasaan atau nyawa, takdir akan mengorbankan semuanya demi mencapai takdir yang sesungguhnya. Bilang saja takdir itu kejam!? Tidak, takdir tidak kejam. Hanya saja takdir tau mana yang hanya sekedar baik dan mana yang terbaik. Dalam hidup, baik saja tidak cukup. Entah sebaik apapun pasangan kalian tidak akan sesyahdu yang terbaik, Meski pun yang terbaik itu tidak ada kata baiknya sama sekali. Aneh memang, tapi yaa yang terbaik itulah yang akan memberikan kebahagian sedangkan yang baik kadang hanya memberi luka karena terlalu kelewat baiknya. Tuhan tau mana yang pantas untuk kita, dan mana yang terbaik untuk kita. Tuhan lebih tau dari kita:) (Jangan lupa follow, vote dan komen sebagai bentuk apresiasi kalian)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo