blooming chaos

blooming chaos

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 22, 2021
rindou berpikir jika bersikap tulus terhadap seseorang,orang itu akan membalas ketulusan kita.itu yang selalu di ajarkan ibunya kepadanya sejak ia kecil.ibunya juga selalu bilang "berikan senyumanmu pada semua orang,meski orang itu jahat sekalipun".rindou hanya mengangguk kecil sambil tersenyum memperlihatkan gigi susunya yang baru menumbuh tiga. sampai sejak itu ibunya jatuh sakit,rindou bertanya pada kakaknya,dia ran kakak satu-satunya rindou,"kak mengapa ibu bisa sakit?"pertanyaan anak kecil yang begitu polos.ran hanya bisa menahan napasnya yang sesak,mencoba tersenyum pada adiknya,"tidak ada yang perlu kau khawatirkan"ran mengelus rambut tebal adiknya. tiga tahun terlewatkan.rindou kira kehidupannya berjalan normal namun kali ini tidur saja dia tidak bisa.tiap malam selalu mendengar teriakkan ibunya yang menggema di ruangan.rindou berkali-kali bertanya namun ran selalu acuh,"tidurlah rin,kau besok harus sekolah".apa ran tidak peduli tentang kondisi ibu? benar kata ran,harusnya dia tidak mencari tahu jika kenyataan sepahit ini.dia teringat dengan perkataan ibunya,"apa dengan kenyataan ini aku akan bisa terus tersenyum?"
All Rights Reserved
#70
haitani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Yang Terlupakan
  • Friend Become Love ✓
  • A R S E A N A
  • Maaf' (Revisi)
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • ALRIN

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines