RAZANNIA

RAZANNIA

  • WpView
    Reads 858
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 23, 2023
Pada malam hari, di sebuah taman yang indah ada seorang gadis yang ingin mewujudkan impiannya Thania Savana, nama gadis cantik yang sedang memegang kue bertulisan "HAPPY BIRTHDAY RAZAN DAN NIA" ia terus memohon kepada laki laki bernama, Atha Razan Malik untuk tiup lilin bersamanya karna ulang tahun mereka beda sehari. "Razan ayo tiup lilinnya " Pinta Nia pada Razan. "Ga" "Ayo Razan tiup lilinya Nia mohon" pinta Nia sedikit memohon "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA" kesal Razan "Ayo Razan, ayo sebelum waktu ulang tahun kamu berakhir, Razan ayo waktunya tinggal 2 menit lagi, Razan pliis kali ini aja turutin permintaan Nia, Nia janji akan pergi setelah ini" Tanggal 13 Juni pukul 23:59 Razan langsung meniup lilinya, dan Nia pun tidak mau menyia nyiakan kesempatan ia langsung menyalahkan lilinya kembali dan langsung meniup lilinya tanggal 14 Juni pukul 00:00 "Sekarang lu boleh pergi dan jangan temuin gue lagi" ucap Razan langsung berlalu begitu saja meninggalkan Nia. Pandangan Nia terus terfokus kepada Razan yang semakin jauh meninggalkanya "setidaknya kamu udah menuhin impian aku disaat hari hari terakhir aku Zan " ucap Nia lirih sambil meneteskan air mata.
All Rights Reserved
#7
razan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ❬ ✓ ❭ Long Past Dawn
  • Teman Hidup [TAMAT]
  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • My Badboy Boyfriend
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • Kisah Seorang Shani CEO Muda Yang Cuek dan dingin ke semua orang (Shani)
  • Takdir Cinta [END]
  • Tolong Ajarkan Aku (END)
  • Markxelio
  • destiny?[Li Zihao]

❬ CreaWiLi Team Event - 2nd Batch | #3 ❭ "Kenapa sih lo selalu penggal nama gue jadi Na? Padahal yang lain menggalnya jadi Za." Mendengar pertanyaan Zanna, Lino mengangkat kepala. Ia mengulas sebuah senyum, jenis lengkungan geli dan malu-malu yang juga sedikit mengandung kemanisan seperti es krim di hadapan mereka. "Karena yang lain pakai Za, makanya gue pilih Na. Biar beda, biar kedengeran spesial gitu." Tak ada sama sekali respons yang Zanna berikan. Bahkan wajahnya masih sedatar jalanan yang kaki mereka tapaki. Gadis itu sama sekali tidak terpengaruh dengan ucapan yang mengandung modus desideratif tersebut. Lino meringis pelan. Tahu bahwa kalimatnya tak akan melahirkan efek berarti untuk seorang Zanna Iswara, perempuan dingin dan datar yang entah kenapa bisa membuatnya tergila-gila sampai sekarang. Namun, tanpa putus asa, pemuda itu melanjutkan, "Biar mirip juga sama penggalan nama gue. Jadi, No sama Na. Lucu, kan? Cocok untuk jadi nama anak nanti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines