Injured Girl

Injured Girl

  • WpView
    Membaca 326
  • WpVote
    Vote 171
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 27, 2022
(Follow dulu sebelum baca!!) {On going} *****~• Naumi Amairah. Gadis cantik dengan banyak topeng yang menghiasi wajahnya, untuk menutupi seluruh masalahnya dan penderitaannya.Gadis yang di benci oleh seluruh orang, mungkin. Tak di harapkan oleh kedua orangtuanya, di anggap menyusahkan oleh pacarnya, di benci oleh adiknya karena menggira bahwa naumi itu bisa mendapatkan semua yang di inginkannya, dan terakhir hubungan persahabatnya yang tak seperti dulu. Apakah semesta mempermainkan dirinya? Apakah dirinya tak pantas bahagia? Apakah dirinya menyusahkan? Apakah sebegitu bencinya semesta padanya? *****~• Jangan plagiat!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
tekananbatin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dishana (End)
  • Behind The Smile
  • Bukan Kita D.A.N
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • I'm Alessa
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • You Are Mine [Terbit]
  • ANCABAKA [TERBIT]
  • LB BOOK II: ENDLESS PAIN [END]

Ini tentang Dishana, perempuan yang memiliki nama ambigu sehingga sering menimbulkan kesalahpahaman. Ini juga tentang di sana, dimana yang terlihat tertawa belum tentu bahagia, menangis belum tentu menderita. Dishana, di sana? Terdengar sama, namun memiliki makna berbeda. _________________________________________ "Di sana...." Suara lantang dari lelaki yang berdiri di atas podium itu membuat perempuan yang merasa namanya di panggil mengangkat tangan dengan percaya dirinya. Hening, semua mata tertuju kearahnya. "Kenapa berdiri?" Tanya sang pemanggil nama dengan tatapan heran. "Kakak tadi manggil nama saya?" "Siapa? nggak tuh." "Dishana. Itu nama saya kak." "Di sana." Tekan lelaki itu menunjuk kearah ruangan di bagian itu Utara. "Di sana tempat kalian semua kumpul setelah istirahat nanti." Penjelasan lantang itu membuat seluruh orang berusaha keras menahan tawanya. Wajah Shana memerah menahan malu, berusaha keras ia menampilkan raut biasa. "Dishana." Kakak tingkat itu menatap kearah Shana dengan serius. Merasa kali ini benar dirinya terpanggil, Shana menjawab. "Iya kak?" "Di sana senang, di sini senang dimana-mana hatiku senang." Langkah santai diiringi senandungan keras meluapkan tawa tertahan semua orang di sana. Sial! Bisakah Dishana mengurus akta kelahiran dan kartu keluarga di dukcapil untuk mengubah namanya? __________________________________________

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan