We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Not Only Me

Not Only Me

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 20, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tak pernah terlintas di otak Dara, kalau ia bisa menjadi kekasih manusia yang tak tersentuh, dan juga Most-wanted di sekolah nya, bahkan mendapatkan pengakuan cinta pun belum ada di otak nya. Laki-laki yang sudah ia sukai diam-diam sejak awal masuk sekolah, namun di kelas 11 ini sepertinya hoki nya datang. Dan siapa kira kalau di balik itu semua Gibran menyembunyikan sesuatu, sesuatu yang tak pernah terduga oleh Dara maupun orang-orang sekeliling mereka. Cover by pinterest
All Rights Reserved
#241
dara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Velocity In Love
  • Good Enough [END]
  • RINDU YANG TERSESAT
  • Kamu Yang Kusuka
  • RUANG RINDU
  • Dialog Dari Ranum
  • arsen
  • SAVIER : HE'S A GOOD PAPA (REMAKE)
  • School of Broken Minds

Darren, siswa paling antisosial di sekolah, mendadak viral setelah tanpa sengaja mengalahkan si ratu olahraga, Vela, dalam lomba lari... gara-gara dikejar anjing sekolah. Sejak hari itu, dia dijuluki "Velocity" - bukan karena bakat atletik tapi karena kemampuan larinya saat panik hingga berhasil merebut kejuaraan dari si ratu olahraga, Vela. Masalahnya, Vela memanfaatkan hal itu. Ia memanfaatkan Darren untuk memenangkan sebuah pertandingan olahraga lari untuk membalaskan dendamnya kepada sang mantan pacar. Vela memandang Darren adalah alat untuk mengalahkan mantan pacarnya yang juga merupakan seorang atlet yang akan mengikuti sebuah pertandingan. Mereka menghabiskan hari-hari dengan berlatih. Dengan Vela sebagai pelatihnya. Namun dibalik itu, Darren dan Vela tidak sadar bahwa keterikatan mereka sebagai sebatas pelatih dan murid justru menimbulkan eksistensi yang tak terduga di dalam perasaan mereka. Sebuah kisah cinta remaja yang penuh salah paham, adegan absurd, dan kejar-kejaran emosi. Karena di sekolah ini, yang tercepat bukan kaki... tapi jatuh cinta. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines