SEMESTA EDELWEISS

SEMESTA EDELWEISS

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 24, 2023
Semenjak perceraian kedua orang tuanya,Semesta Edelweiss atau yang dikenal dengan sebutan Tata berubah menjadi pribadi yang lebih menyendiri,sangat bertolak belakang dengan Tata yang dulu,gadis yang hangat dan ceria. Hingga suatu saat Tata melanjutkan pendidikannya di SMA "MULIA JAYA",dan bertemu dengan orang-orang yang selalu mengusik hidupnya. "Aku bisa bertahan kalau harus duduk ber jam-jam untuk pelajaran yang gak aku suka,tapi aku gabisa bertahan lagi untuk tetap berada di lingkungan yang toxic seperti ini," _SEMESTA EDELWEISS_ "Kamu bisa bertahan sejauh ini,bisa bertahan sedikit lagi?," _ALBI NANDA BYANTARA _ "Lo gabisa maksa seseorang untuk ngikuti kehendak lo," _ARKAN ABIMANYU _
All Rights Reserved
#141
muridbaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MALA
  • ZELINARKA
  • My Loneliness
  • SENO [ SEQUEL ]
  • Beauty or beast?
  • Harapan dan semestanya
  • ANDRIAN POSESIF BADBOY
  • SENO
  • destroyed °||on going||°
MALA

Semenjak kepindahannya di lingkup elite SMA Bina Bangsa, Tama perlu mengasingkan keberadaannya yang tak sesuai dengan segala kebaikan. Kehadiran Tama itu tidak diharapkan. Tama takut jika ia bebas membuka diri, nantinya ia akan kembali merugikan banyak orang. Pengalaman di masa lalu membuat Tama begitu rentan menerima pertemanan. Namun, berkat pertemuannya dengan seorang perempuan yang ternyata turut membagi pengalaman serupa, Tama jadi tersadar bahwa semua pelik emosi yang ia rasakan banyak berakar dari rumahnya yang berantakan. Pengulangan kalimat buruk serta kerasnya hukuman fisik sering melukai jati dirinya selaku remaja. Tama ingin sembuh, tetapi juga ragu apakah ia pantas menerima uluran tangan. Demikian, melalui banyak proses adaptasinya dalam menerima dan memberikan banyak bantuan, Tama hanya berharap. Semoga teruntuk mereka yang mau berbaik hati memercayainya, semua tidak berakhir dilanda kekecewaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines