Blue Side

Blue Side

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 26, 2022
Sebagai penulis pemula, menulis ada bagian dari caraku menyembuhkan diri. Aku tidak sedang menjadi orang yang paling pintar menasehati orang lain. Aku hanya sedang berbagi melalui tulisanku yang berantakan ini bahwa "siapa saja yang merasa terluka oleh diri sendiri atau orang lain, kamu bukan satu-satunya yang berada di fase itu. Aku pun juga. Aku ingin mendedikasikan tulisan ini untuk kamu baca saat sedang merasa tidak baik-baik saja, atau saat kamu merasa bahwa hidup ini melelahkan untuk kita yang terus dipaksa berjalan. Meski pada akhirnya, suka atau tidak, ya memang ini adalah bagian dari takdir kita.
All Rights Reserved
#226
self
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Archetypal [Terbit]
  • Before Goodbye
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Self Injury's(complete)✔
  • ON REMEMBERING
  • 인생의 꿈
  • MY BROKENNES

Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines