Story cover for SAMUDRA by sweedzz_
SAMUDRA
  • WpView
    Leituras 24,622
  • WpVote
    Votos 1,894
  • WpPart
    Capítulos 8
  • WpView
    Leituras 24,622
  • WpVote
    Votos 1,894
  • WpPart
    Capítulos 8
Em andamento, Primeira publicação em out 17, 2021
"Samudra, ayoklah lo moveon dari Hazela. Gue tau lo nyesal sama kejadian ini, tapi lo harus belajar ikhlas. Sudah berapa tahun Hazel ninggalin kita dan lo seperti mayat hidup"

"Bukan urusan lo" 

"Urusan gue Sa, lo sahabat gue. Gue gak mau lo gila karena cinta"

"Sekali lagi gue tegasin sama lo, Gue gak bakal membuka lembaran baru bersama wanita selain Hazela Abraham! Kekasih gue yang pertama dan terakhir dalam hidup gue." 

"Ck, Lo berubah Sa. Lo jadi kayak mayat hidup dan orang kehilangan akal, cara bicara lo aja udah kayak bapak-bapak udah punya anak"

"Gue lagi pusing, pintu keluar ada di sebelah sana" balas Samudra dengan penuh penekanan di setiap kata.

•••

Samudra Maheswara, lelaki yang berparas ganteng bagai dewa yunani. Banyak yang mengagumi sosok pria ini. Mulai dari junior, senior ataupun siswi seangkatan dengannya.

Tapi sifat dingin sekaligus dosa yang terjadi pada masa lalu membuat dirinya mendapat perlakuan tak wajar dari beberapa mahasiswa atau mahasiswi disini. Mungkin karma itu memang ada, buktinya saat ini dia lagi menjalankan karma yang ia perbuat pada masa lalu.

Menjadi mahasiswa berprestasi sekaligus asisten dosen tak membuat dirinya mendapat perlakuan istimewa dari beberapa orang. Banyak pujian banyak pula hujatan yang ia dapatkan.

•••
"Sejak nyawa tuan putri gue udah pergi, mungkin nyawa gue juga sudah pergi, tinggal raga gue aja yang menunggu jemputan dari sang pencipta" -Samudra maheswara.

"Gue takut, jika suatu saat nanti gue harus bertemu dengan sosok wanita yang bisa menggantikan tuan putri gue"-Samudra Maheswara
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar SAMUDRA à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#847hubungan
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔, de kosongtujuh_
19 capítulos Concluída
(Romance-Comedy) [AZURA POV] 🔎 Kata Enyak, "Pados itu mantu-able pisan, Ra. Kamu mending sama Pados aja, daripada sama pacar enggak jelasmu itu." Bener, sih. Siapa yang enggak terpesona dan jatuh cinta sama Doi kalau pertama liat bibirnya aja udah kiss-able banget? Mata siapa yang enggak molotot sekaligus jatuh cinta? Doi itu gantengnya ampun-ampunan. Bahkan gue aja terperosok dalam pesona dia. Tapi untung aja, gue bukan bucinnya Pados, karena gue bucinnya Kesayanganku. Muach. Tapi Enyak bilang, dia lebih setuju sama Pados yang udah dapat sertifikat halal Mertua. Yaitu, Mantu-able. Pokoknya Kesayangan gue enggak boleh kalah sama Doi! Sampe-sampe gue lakuin banyak cara supaya Enyak kasih sertifikat halal Mertuanya buat Kesayanganku juga. Tapi.. itu juga kalau enggak ada hambatan. Karena ada hambatan, jadi gue setuju-setuju aja sama Enyak. Bahwa sertifikat halal Suami dan Sertifikat halal Mertua itu jatuh kepada... Teng.. Teng.. Teng.. Muhammad Ramadan Aldebaran. 🔎 "Hikmah dari kejadian ini itu...." Pak Rama gantungin ucapannya dan tanpa gue sadarin gue nunggu kelanjutannya sambil deg-degan. Gue enggak mau mikir yang aneh-aneh, takut kena php lagi. "... kejadian malem ini bisa buat saya deket sama kamu lebih lama lagi, Azura." Gubrak! Gue megangin pinggang gue yang sakittt banget. Enggak elit banget, sumpah! Masa karena terlena denger suara lembut Pak Rama gue jatuh terjun bebas, sih? Bukannya nolongin gue, Pak Rama malah ketawa puas bahkan mukanya ampe merah. Sue banget sih, gue. Perasaan momen gue sama Pak Rama itu enggak ada elit-elitnya. Enggak ada momen romantis yang tercipta gitu. Gue tahu dalang utamanya siapa, sih. 🔎 NOTE: CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN OTAK DUA GIGA INI, OKKAY? CAW LANGSUNG BACA AJA, YEEHHH💜😘. COVER: CANVA
Dandelion [Completed], de imaASNR
37 capítulos Concluída
"Makasih lo udah mau balik lagi setelah lo pergi tanpa kabar." ujar Reno setelah beberapa menit terjadi keheningan. Elisha tersenyum miris. "Gue pergi karena lo pergi lebih dulu dari gue." jawab El. Reno memejamkan matanya. Mengutuk dirinya sendiri atas kesalahannya dulu. "Maaf... Tapi gue gak pernah minta lo buat pergi." ucapnya penuh sesal. "Terus lo mau gue apa? Nunggu lo dengan semua kenangan indah yang terasa menyakitkan karena lo gak lagi ada disamping gue? Mana janji lo buat selalu ada disamping gue waktu itu?" ---------------------------------------- "Kalo kata 'Fiersa Besari'; terkadang seseorang melepaskan: genggaman tangannya saat hidupmu semakin sulit agar tanganmu bisa digenggam oleh seseorang yang tidak akan pernah melepaskanmu. Mungkin dia juga kaya gitu. Dia ninggalin lo, karena mungkin dia percaya kalo lo bisa bahagia sama orang lain." ujar Vion. El diam membisu, mencoba mencerna ucapan Vion. "Gue juga gitu El. Gue juga rela lepasin lo. Bukannya gue gak percaya kalo gue bisa bahagiain lo. Tapi karena gue percaya kalo lo bisa bahagia sama Reno." batin Vion. ---------------------------------------- Tentang kisah yang berakhir tanpa duga. Pun tentang kisah yang berakhir bahagia, namun penuh luka. # 1 in Vion (07-04-19) # 2 in Yosi (07-04-19) # 3in rekomendasiwattpad (13-04-19) # 13 in dandelion (07-04-19) # 28 in sosweet (07-04-19) # 28 in janji (09-04-19) R 15+ Jangan lupa follow akun author :-) Ig:@ima.asnr Wp:@imaASNR Wa:085725678998 Salam manis dari penulis amatir -ima
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔ cover
AURORA cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
perjuangan dan doa cover
Dear Heartbeat [COMPLETED] cover
Life With My Lecturer [republished ] cover
Discovery Of Love (Completed) cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
Dandelion [Completed] cover
CINTA DI LANGIT DUA ARAH (END) cover

𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔

19 capítulos Concluída

(Romance-Comedy) [AZURA POV] 🔎 Kata Enyak, "Pados itu mantu-able pisan, Ra. Kamu mending sama Pados aja, daripada sama pacar enggak jelasmu itu." Bener, sih. Siapa yang enggak terpesona dan jatuh cinta sama Doi kalau pertama liat bibirnya aja udah kiss-able banget? Mata siapa yang enggak molotot sekaligus jatuh cinta? Doi itu gantengnya ampun-ampunan. Bahkan gue aja terperosok dalam pesona dia. Tapi untung aja, gue bukan bucinnya Pados, karena gue bucinnya Kesayanganku. Muach. Tapi Enyak bilang, dia lebih setuju sama Pados yang udah dapat sertifikat halal Mertua. Yaitu, Mantu-able. Pokoknya Kesayangan gue enggak boleh kalah sama Doi! Sampe-sampe gue lakuin banyak cara supaya Enyak kasih sertifikat halal Mertuanya buat Kesayanganku juga. Tapi.. itu juga kalau enggak ada hambatan. Karena ada hambatan, jadi gue setuju-setuju aja sama Enyak. Bahwa sertifikat halal Suami dan Sertifikat halal Mertua itu jatuh kepada... Teng.. Teng.. Teng.. Muhammad Ramadan Aldebaran. 🔎 "Hikmah dari kejadian ini itu...." Pak Rama gantungin ucapannya dan tanpa gue sadarin gue nunggu kelanjutannya sambil deg-degan. Gue enggak mau mikir yang aneh-aneh, takut kena php lagi. "... kejadian malem ini bisa buat saya deket sama kamu lebih lama lagi, Azura." Gubrak! Gue megangin pinggang gue yang sakittt banget. Enggak elit banget, sumpah! Masa karena terlena denger suara lembut Pak Rama gue jatuh terjun bebas, sih? Bukannya nolongin gue, Pak Rama malah ketawa puas bahkan mukanya ampe merah. Sue banget sih, gue. Perasaan momen gue sama Pak Rama itu enggak ada elit-elitnya. Enggak ada momen romantis yang tercipta gitu. Gue tahu dalang utamanya siapa, sih. 🔎 NOTE: CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN OTAK DUA GIGA INI, OKKAY? CAW LANGSUNG BACA AJA, YEEHHH💜😘. COVER: CANVA