SAMUDRA

SAMUDRA

  • WpView
    Reads 24,867
  • WpVote
    Votes 1,896
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 13, 2022
Di koridor kampus yang sibuk, Samudra, seorang dosen yang dikenal dengan ketegasan dan kecerdasannya, melangkah dengan mantap, tapi matanya kosong, seperti mencari sesuatu yang tidak bisa dia temukan. Beberapa mahasiswa yang berpapasan dengannya menyapanya dengan hormat, tapi dia tidak benar-benar melihat mereka. Dia tidak melihat senyum-senyum manis, tidak melihat mata-mata yang berbinar, tidak melihat apa pun kecuali bayang-bayang Hazel, cinta pertamanya yang telah pergi. Nathan, temannya sejak lama, mencoba mendekatinya, tapi Samudra tidak siap untuk berbicara. "Gimana?" tanya Nathan, tapi Samudra hanya mengangkat bahu. Tidak ada yang berubah, tidak ada yang bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Hazel. Mereka berhenti di depan pintu kelas, dan Samudra memandang Nathan dengan sorot mata yang tajam, seperti ingin membakar semua yang ada di depannya. "Apa ada yang bisa gantiin sosok Hazel dalam hidup gue? Apa ada manusia yang bisa mirip seperti Hazel?" tanyanya, suaranya rendah tapi penuh emosi, seperti ingin meledak. Nathan terdiam sejenak, seperti tahu bahwa Samudra tidak siap untuk mendengar jawaban. "Lo butuh lentera di lorong yang lo lewatin, sebuah pencahayaan agar kaki lo gak salah langkah dan nyakitin diri lo sendiri," katanya, mencoba membuka mata Samudra. Tapi Samudra tidak mau mendengar. Dia tersenyum, tapi bukan senyum yang bahagia. "Gue akan jalan di tempat yang tidak asing oleh bayangan langkah kaki gue, walaupun gelap tapi langkah kaki gue tau tempat tersebut," katanya, suaranya penuh keyakinan, tapi juga penuh kesedihan. Samudra tahu bahwa dia tidak bisa melupakan Hazel, tapi dia tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkan hidup tanpa dia. Dia terjebak dalam kesedihan, amarah, dan kesal, tidak tahu bagaimana cara untuk keluar dari lorong gelap yang dia jalani.
All Rights Reserved
#15
hazela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • K.I.T.A
  • CINTA DI LANGIT DUA ARAH (END)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Life With My Lecturer [republished ]
  • 𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔
  • Dandelion [Completed]
  • IGNITES (END)
K.I.T.A

"Untukmu. Kini aku percaya bahwa tidak semua malaikat memiliki sayap. Bagiku kau seperti malaikat yang menolongku dari gelap nya kehidupan ini." ~Vrisca~ "Dan untukmu, si brengsek. Terimakasih karena kau telah merubah semua hal dalam hidupku. Terimakasih, karena kau menyadarkan ku bahwa kehidupan ini terlalu keras untuk aku yang lemah." ~Vrisca~ "Jika sebuah minuman tidak di tambahkan es batu, maka akan terasa tidak enak. Maka dari itu aku hadir dalam hidupmu, untuk saling melengkapi satu sama lain. Kau es batu, dan aku air. Air tidak akan laku jika tidak di tambahkan sebuah es batu. Dan es batu tidak akan terasa enak jika tidak di campurkan oleh air. Sikap mu dingin. dan aku lah si pencair yang siap untuk meluluhkan semua sikap mu" ~Andika~ "Maafin gue please. Gue ngaku salah, gue salah udah nyia nyiain orang sebaik lo dan selembut lo. Untuk pertama kali nya gue suka sama seseorang. Dan orang itu lo. Jadi tolong yah, lupain masalalu dan kita mulai dari awal" ~Allan~ Guyss!!!, ini karya aku sendiri yaaa. Asli bngtt kok, aku mikir sendiri. Tidak boleh mengcopy cerita ini, karena ini cerita saya dan asli dari pikiran saya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines