Story cover for DIARY CINTA [On Going] by hardini_risnayanti
DIARY CINTA [On Going]
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Oct 18, 2021
Cinta? Apa itu cinta?
Apa cinta itu tentang bertemu nya dua insan yang saling berhubungan tanpa adanya ikatan pernikahan?Tidak, kurasa tidak.karena cinta adalah anugerah yang bisa datang kapan saja, dan dirasakan oleh siapa saja, pada waktu yang tepat,aku ingat ketika mengatakan hal bodoh pada bunda 

"Bunda, pokoknya sahla gak mau yah dijodohin, kalo masih nekat juga jodohin sahla,siap-siap aja anaknya jadi janda muda"

Terkadang aku tertawa geli kala mengingat ucapan ku waktu itu,yang nyata nya menjadi boomerang untuk diriku sendiri, karena sekarang aku mencintai dia yang menjadi pilihan ayah bunda ku.
All Rights Reserved
Sign up to add DIARY CINTA [On Going] to your library and receive updates
or
#811uwu
Content Guidelines
You may also like
Rinai by aqilaqiaa
28 parts Ongoing
Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"
You may also like
Slide 1 of 9
Rinai cover
teman sekelas {END} cover
| Ulfa Eliza | •End• cover
Nada Cinta cover
Taaruf  cover
Same [COMPLETED] cover
Promise me and secret cover
love is limited to brother and sister [cmpltd✔] cover
Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅ cover

Rinai

28 parts Ongoing

Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"