Free Me

Free Me

  • WpView
    Reads 2,812
  • WpVote
    Votes 439
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Main layang-layang, main bola, bahkan main sepeda pun belum pernah gue rasain selama gue menghirup oksigen." "Cita-cita gue... bebas" _______________________~o~_______________________ Masa anak-anak serta masa remaja seharusnya menjadi hal paling menyenangkan bagi semua orang. Kumpul bersama teman, dekat dengan orang-orang asik, meraih apa yang diinginkan, bersosialisasi, dan lain sebagainya. Tapi masa remaja seorang Ervan Nero Alvanda tidaklah seindah gambarannya. Terkurung, semua serba dilarang, setiap minggu harus rutin kerumah sakit, semuanya terbatas. Dimasa putih abu-abunya secara tidak sengaja ia kedatangan perempuan baik. Disaat yang lain bosan menemani kegiatan monoton Ervan, hanya Tasya Alinskie lah yang mau menemaninya. Bahkan Tasya menyebutkan hal tersebut terasa asyik. Pertemuan keduanya pun dimulai dari putih abu-abu. Akankah timbul rasa nyaman dibenak Ervan? Atau malah Tasya timbul rasa bosan menemani lelaki penyandang hemofilia ini? *Update nggak teratur^^
(CC) Attribution-ShareAlike
#14
namtantipnaree
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ini Aku, Erlang
  • ELVANO
  • Alfaran
  • Gavin & Naya  (End)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • ZELVANO [selesai]
  • DEVIAN [END]
  • Bad Girl vs Cold Ketos [Sudah Terbit]
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • ARGA [Completed]

"Disini. Semua nya kosong Pa, Ma." Erlang menunjuk hatinya dan menatap Papa dan Mama nya bergantian. Keluarga bukanlah tempat yang hangat bagi Erlang. Seperti remaja yang lain, Erlang hanyalah anak yang masih belum terlalu paham akan dunia orang dewasa dan ia mempunyai masalahnya sendiri. Sebenarnya jauh di lubuk hatinya ia menginginkan keluarga, keluarga yang hangat. Tapi ia sadar bahwa orang tua nya hanya akan saling menyakiti, jika mereka tetap mempertahankan pernikahan ini dan Erlang sadar bahwa ia hidup di tengah keluarga yang retak. Namun, Erlang tetap ingin tinggal untuk setitik keajaiban yang mungkin muncul. 𝐖𝐞'𝐫𝐞 𝐫𝐮𝐧𝐧𝐢𝐧𝐠 𝐨𝐮𝐭 𝐨𝐟 𝐭𝐢𝐦𝐞 𝐚𝐧𝐝 𝐈'𝐯𝐞 𝐛𝐞𝐞𝐧 𝐟𝐨𝐨𝐥𝐞𝐝. 𝐁𝐮𝐭 𝐰𝐢𝐥𝐥 𝐢𝐭 𝐰𝐨𝐫𝐭𝐡 𝐭𝐡𝐞 𝐰𝐚𝐢𝐭? 𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐥𝐞𝐭 𝐠𝐨 𝐨𝐟 𝐦𝐲 𝐡𝐚𝐧𝐝, 𝐩𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞. -𝐄𝐫𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐫𝐢𝐚𝐧 𝐏𝐫𝐚𝐝𝐢𝐩𝐭𝐚- Erlang selalu takut kehilangan dan terjebak sendirian. Tapi saat badai silih berganti, akankah Erlang terus bertahan dan mengejar kebahagiaan yang selalu ia damba? 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐭 𝟎𝟏 𝐀𝐩𝐫𝐢𝐥 𝟐𝟎𝟐𝟐 © 𝓝𝓸𝓿𝓮𝓵𝔂𝓷𝓜𝓲𝓰𝓷𝓸𝓷𝓮𝓽𝓽𝓮

More details
WpActionLinkContent Guidelines