Antal Hana

Antal Hana

  • WpView
    Reads 563
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 12, 2022
Dikeluarkannya pesawat kertas yang disimpan dalam tas, dibuka dan diperhatikan sekali lagi. "Apa kabar kamu? Kenapa keberadaanmu membuatku ambigu, kamu tadi ada di sana juga, kan? Kenapa tidak menampakkan diri? Jujur, terkadang hati ini ingin kembali, tetapi mengingat drama kehidupan yang kita cipta berimbas sampai detik ini, sungguh membuatku makin merutuki diri. Hadirmu laksana melodi. Menenangkan, tetapi setelah pergi membuat jiwa gamang." Setelah puas bermonolog dengan sebuah kertas, ia menyambar pigura yang terpampang di nakas, menampilkan sebuah foto akad dirinya dengan sang suami. "Hubby, apakah perjuanganmu juga hanya sampai di sini? Janjimu untuk selalu ada dan selalu memprioritaskan istri, kenapa justru pergi tanpa memberitahu alasan seperti ini?" Nasya mendekap pigura itu, dadanya seolah-olah terimpit, ingin menangis, tetapi air matanya habis. Ingin marah, tetapi ia lelah. Takdir seperti apa yang menanti Nasya pasca pertemuannya dengan Azka? Faktanya Arkan pun pergi di hari yang sama. Temukan jawabannya hanya di Antal Hana, sekuel Gejolak Hati Kafka.
All Rights Reserved
#464
airmata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Please, Love Me (END)
  • Sakha Sania (End)
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Let it Flow   (SUDAH TERBIT)
  • BROKEN HEART [END]
  • Nikah Dulu, Jatuh Cinta Kemudian
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal

Sebum mau baca, cuma mau ngingetin di dalam terdapat banyak kejadian yang gak pantas untuk bocil di bawah 17 tahun yee kalau tetep baca gak papa itu hak sih tapi jangan sampai rugi in diri sendiri dan Nola oke CERITA INI DALAM TAHAP REVISI **** Hana rela menikah dengan lelaki yang ayahnya tentukan demi kesembuhan ibunya. Gadis berusia sembilan belas tahun yang baru saja lulus SMA beberapa hari lalu itu pasrah ketika ayahnya menikahkan dirinya demi kepentingan bisnis. Parahnya, suami Hana tidak pernah menyukai Hana dan selalu menyiksa Hana setiap kali lelaki itu kesal dan mengingat pernikahan mereka. Namun, demi ibunya Hana akan terus bersikap selayaknya istri yang baik untuk Askara walau tak pernah di pedulikan oleh lelaki itu. "Momy, Dady, tolong izinkan Hana untuk pergi, tolong, Hana sudah lelah" Selayaknya manusia biasa, Hana juga memiliki batas kesabaran dan dikala dia benar benar tak mampu bertahan lagi, bisakah semesta berpihak kepadanya? "Sesuatu yang sudah berada di tanganku tak bisa seenaknya pergi dariku, Hana. Terlebih kamu membawa semua bagian dari diriku, " Tapi, bagaimana jiga semua yang ternyata berbeda dari apa yang Hana pikirkan selama ini . "Di dunia ini, kita tidak bisa percaya hanya kerena seseorang itu bersikap baik pada kita."

More details
WpActionLinkContent Guidelines