Ananta Anindira

Ananta Anindira

  • WpView
    LECTURAS 597
  • WpVote
    Votos 214
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 12, 2021
Gadis lugu nan cantik, mempunyai tekad yang besar untuk tetap bangkit dari keterpurukannya. Yatim dan piatu sejak lahir. Berjalan ribuan kilometer, mencari letak keadilan yang selama ini tidak ia dapatkan. Apa? Ibadah? Tidak lain gadis ini adalah perempuan yang tidak pernah tinggal untuk bersujud kepada-Nya. Namun apa, seperti dikali nol. Nihil untuk ia tersenyum. Namun itu semua terbayarkan oleh seorang lelaki yang menjadi luka sekaligus obat untuknya tetap kembali tersenyum. ~Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah teman-teman sudah mau membaca cerita dari yang saya buat. Sekiranya maaf jika terdapat letak, tata bahasa, ataupun kalimat yang tidak enak untuk dipandang/ambigu, tak lain saya masih belajar. In syaa Allah akan diperbaiki dan tetap terus belajar. Semoga tulisan saya dapat bermanfaat bagi teman-teman, tak lupa untuk meninggalkan komentar dan vote jika berkenan. Imam Al Ghazali, " Kalau kau bukan anak Raja dan kau bukan anak seorang ulama besar, maka jadilah penulis. " Senin, 18 Oktober 2021.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • PULANG [SELESAI]
  • With You Until Jannah √ || End
  • Dalam Isak Cinta ✓
  • Luka & Lara (Completed)
  • DIBALIK LUKA (END)✅
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • Mahardika Raja {On Going}
  • R A V A N I A  [ SEGERA TERBIT ]

Asia itu air dan Arhab itu batu. Sekalinya disatukan pasti akan bertubrukan. Menjadi tetangga sekaligus musuh sejak kecil membuat Asia tidak ingin dinikahkan dengan Arhab. Asia sendiri bahkan tidak mampu membayangkan, betapa kacaunya rumah tangga yang akan mereka jalani. Tapi apa daya, kedua keluarga terlalu nekat. Dan yang bisa Asia lakukan pun, hanya menuruti perintah sang Abi. Dari sini, Asia berpikir, sanggupkah dirinya mempertahankan titian penyempurnaan agama yang ia tapaki hingga akhir hidupnya? Apakah dirinya harus bertahan atau pergi meninggalkan? Asia "Sekarang bukan waktunya debat. Kata bunda, kewajiban seorang istri itu menuruti kemauan suami. Kalau lo maunya gitu, ya, sekarang gue turuti." Arhab "Alhamdulillah, sekarang kita lihat, sejauh mana lo bisa layanin gue? Istri idaman!" ⚠⚠Awas Baper⚠⚠ 💐Spiritual---Romance 2020 [KIMFIXYFLY]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido