Dia & Waktu

Dia & Waktu

  • WpView
    Membaca 81
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 6, 2021
Diantara banyaknya hari yang sudah aku lalui. Ada hari manis yang ingin aku kecap selamanya. Yaitu ... hari dimana aku bisa mendekap tubuh kamu yang hangat seutuhnya. Semenjak hari itu,bahagia rasanya sangat mudah untuk aku rasakan. Jika aku memiliki bahagia karena mendapati kehadiran dia. Karena kehidupan selalu ada bagian sedihnya. Maka bagian tersedihnya adalah ... ketika waktu tidak mendekap kita untuk bersama selamanya ...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#575
melodrama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • DAYS WITH YOU | √
  • Painful Life (Ended)
  • Inspirasa The story of broken heart
  • Terong Emas dan Raksasa Jingga (ORANGE)
  • Sequoia
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • LOVE RISK 1 || BxB🔞⚠️ [END]✓✓
  • Memories in Moon

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan