Melawan Senja

Melawan Senja

  • WpView
    LECTURAS 69
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 11, 2023
Fajira Relanda, gadis dengan segala kerapuhannya. Senja, adalah salah satu hal yang paling ia benci. Karena senja, telah merenggut kebahagiaan nya. "Andai....gue bisa melawan senja. Dan semua ini nggak bakalan terjadi." - Fajira Relanda. "Jangan suka lihat kebelakang. Lihat aja kedepan, yang udah pasti akan ada kepastian." - Arfan Galendra. cover by canva
Todos los derechos reservados
#10
arfan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja dan Jingga
  • Secret Admirer || UN1TY × StarBe [END]
  • Senja
  • Arfan & Syeira
  • FASE
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Fajar & Senja
  • || Study For You || End ✔
  • Jendela Rasa ✔
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido