- VARAYA -

- VARAYA -

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 30, 2021
Seorang gadis membawa sebuah pisau lipat, ia mengarahkan pisau itu kehadapan seorang pemimpin Geng AKARSA yang terkenal kejam. "Gw tau Lo banyak menyimpan rahasia itu bukan". Ucap Raya menatap tajam mata Akash. "Lo salah sasaran, ketajaman pisau itu tidak pantas untuk gw". Ucapnya menyeringai. "Lo selalu meremehkan gw, gw bukan cewe lemah kayak mantan Lo". Ucap Raya "Ya!, Gw udah tau semua tentang Lo di masa lalu. Tentang siapa sebenarnya Lo di Geng SARKAS". Ucap Akash mendekati Raya. "Berhenti melakukannya, cukup gw yang balas dendam. Lo ngga perlu ikut serta karena nyawa Lo bisa dalam bahaya lagi seperti dulu". Lanjut Akash. "BANGSAT!, Lo kira gw apa hah. Semua yang sudah terjadi sekarang karena permasalahan gw dengan Arga. Geng AKARSA hanya lah tahapan bonus baginya untuk membalas dendam nya pada gw apalagi Lo". Ucap Raya. Akash menarik dan mencengkram baju Raya. "Cewe Iblis!". Bisik nya. "Dasar Monster". Jawabnya menyeringai menatap Akash. ...... "Gw ngga bermaksud untuk menjadi jahat, namun bagi gw memberi pelajaran kepada seorang penghianat adalah hal yang tepat". - Varaya Prissa "Manusia Normal pun bisa menjadi monster yang kejam jika Lo berani menyakiti orang yang mereka sayangi". - Akash Altair ..... MOHON MAAF SEBELUMNYA, DALAM BEBERAPA PART AKAN DI ALURKAN : - BAHASA KASAR - ADEGAN KEKERASAN - ADEGAN DEWASA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • LOLIPOP [END]
  • Promise or Leave
  • [✔] AKSARASSA
  • KIARILHAM【END】
  • ATHABEL (ON GOING )
  • Devil in Your (ANGGARANTA)
  • She Pluviophile
  • LEADER MAFIA GIRL [END]
  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines