Story cover for Aluna World! by minperlaa
Aluna World!
  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Oct 20, 2021
"Selamat pagi Aluna, sudah bangun?" Tanya laki-laki itu sambil tersenyum ke arah Aluna.

Sial.

Aluna benar-benar lupa bahwa dia tidak pulang kerumah kemarin, karena terjebak hujan disini dan Aluna juga lupa bahwa dia disini tidak sendiri, melainkan bersama pria asing yang kemarin ijin untuk menginap di Coffe shop milik Aluna.

Aluna langsung buru-buru turun dari ranjang dan melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi, tanpa menjawab sapaan selamat pagi dari pria itu. Sampai di dalam kamar mandi Aluna langsung mencuci mukanya dan menggosok gigi. 

Saat tengah asik menggosok gigi tiba-tiba laki-laki itu mengetuk pintu kamar mandi.

"Aluna, saya mau pamit pulang. Terima kasih untuk semalam, maaf sudah merepotkan" Ucap laki-laki itu.

Aluna tidak menjawab apa-apa, dia hanya diam sambil menatap wajahnya yang ada di cermin wastafel kamar mandinya.

Tunggu sebentar, apa katanya tadi? 'Terima kasih untuk semalam' memang nya mereka habis melakukan apa, sehingga laki-laki itu mengungkapkan terima kasih untuk semalam?
All Rights Reserved
Sign up to add Aluna World! to your library and receive updates
or
#22coffeshop
Content Guidelines
You may also like
ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ] by ytoway
14 parts Complete
Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.
You may also like
Slide 1 of 10
Terjebak di Balik Elegansi (ON GOING) cover
ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ] cover
Cerita Tentang Langit Malam  cover
I Latte You cover
Coffee Late Night cover
DUDA TAMPAN  cover
ZAVLUNA: Menikahi CEO Yang Lumpuh cover
The Art of Loving You cover
One cup of coffee  cover
BAND AID cover

Terjebak di Balik Elegansi (ON GOING)

23 parts Ongoing Mature

"Kalau dunia ini runtuh besok, biarin aja. Asal aku bisa tidur di sini, sama kamu." Tak ada yang tahu apa yang terjadi di balik pintu apartemen Alyssa setiap malam. Di kantor, dia hanya staf biasa-nyaris tak terlihat. Tapi di balik senyap lampu-lampu kota, dia adalah satu-satunya yang bisa membuat Elio Mahendra-CEO muda Elira, brand fashion ternama-melepas semua tamengnya. Hubungan mereka adalah rahasia yang dijaga lebih rapat daripada koleksi musim semi Elira. Satu pelukan terlalu lama, satu tatapan terlalu hangat-semuanya bisa menghancurkan reputasi, jabatan, bahkan impian. Namun, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam ruang-ruang tersembunyi, ketika cinta terus tumbuh melampaui batas yang disepakati?