Story cover for ASKAR MEWO by ayy_sekai
ASKAR MEWO
  • WpView
    Reads 5,545
  • WpVote
    Votes 535
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 5,545
  • WpVote
    Votes 535
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Oct 20, 2021
Askar Mewo Wijaya sadar telah di buang keluarga nya ke panti, Askar yang dulunya anak yang ceria kini menjadi anak cuek luar biasa..

"Askar tidur siang." ~ Bara

"Hah? Oh oghey lagipula pengangguran ini."~ Askar

"Askar mau sekolah lagi."

"Boleh tuh Bu, di UPI kayaknya bagus."

"Hah UPI bukannya masih SMA."

"Udah lulus yeah Mon maaf."

"Masuk SMA lagi yah."

"..."

"Askar ini bedak bayi nya belum bunda pakein."

"..."

"Askar tidur siang."

"..."

"Askar jangan naik poho mangga buat apa kamu di sana nanti jatuh berdarah sayang sakit tuuh atit nanti baby~."

"DENGER YAH BAPAK-BAPAK IBU-IBU ADEK ADEK SAYA ANAK TERTUAAA, JAN DI PERLAKUIN KAYAK BAYI DENGER GAK?."

"jangan teriak atau papa kurung kamu dengan rantai."

"..."

Tapi karena kecuekannya seringkali membuat Askar nampak jadi anak penurut apa jadinya jika Askar mulai tahap berontak? Apa bisa Askar kembali ke kampung nya dan meninggalkan keluarga Bakrie Keke maksudnya Wijaya?
All Rights Reserved
Sign up to add ASKAR MEWO to your library and receive updates
or
#88posessif
Content Guidelines
You may also like
27 FEBRUARI by MelatiPutri427
25 parts Complete
* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
JAM 3 SORE by KOKOTA_
54 parts Ongoing
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
You may also like
Slide 1 of 10
Are We Brother's ? - [boynextdoor] cover
36 days with you {saida} [End] cover
FILOSOFI RUMAH cover
27 FEBRUARI cover
MAS SUAMI (END) cover
DANADYAKSA cover
JAM 3 SORE cover
CINTANYA AKU [ON GOING] cover
Albel cover
"Where Are You Now?"[Sequel To Destroy][THE END] cover

Are We Brother's ? - [boynextdoor]

46 parts Ongoing

[boynextdoor brotherhood story ft. zico] • • Kita saudara, kita punya keturunan darah yang sama walaupun dalam rahim yang berbeda. Terus kenapa kita harus saling benci? Saudara tidak selalu tentang darah daging kan? Tentang 6 remaja laki-laki yang diutus Ayah mereka untuk tinggal bersama dalam satu rumah. "Benci banget gue sama bapak kalian!" - Mas Syahdan "Lah bapak kita bapak lo juga anjir!!" - Ko Jio "Udah dia bapak kita semua" - Kak Rio "Bodoamat yang penting Ibu kita beda!" - A' Tian "Kenapa Bunda gue mau sih sama bapak lo semua? Kenapa dia kaga nikah sama juragan Empang di kampung aja?" - Bang Liam "Mas, Ko, Kak, A', Bang... Makasih udah mau jadi saudara Wildan" - Dek Wildan Mereka semua pasti akan saling menyayangi, Semoga...