Musim Sedih Di Jakarta

Musim Sedih Di Jakarta

  • WpView
    Reads 488
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 10, 2024
Desember. Bulan yang penuh duka dan luka. Ini hanya tentang tokoh yang merasakan perasaan duka ketika musim sedih di Jakarta itu tiba. Tentang bagaimana proses mereka menyelesaikan musim sedih di Jakarta dengan keadaan yang membingungkan. Juga perihal kenangan yang mungkin tidak ingin mereka simpan dalam pikiran, karena hal Itu tentang musim sedih di Jakarta yang penuh dengan sesuatu yang tak ingin mereka rasakan lagi. Bisakah ia mengambil kembali bahagia yang telah habis direngut musim sedih di Jakarta? Lalu bagaimana caranya ia menghadapi musim sedih di Jakarta dengan dirinya sendiri? Apakah ia akan menerima semua yang terjadi dalam musim tersebut? Akan berakhir membahagiakan atau ... Sebaliknya? "Menikmati sedih dengan diri sendiri." "Mari rayakan musim sedih di Jakarta dengan segala kebingungannya." ~~~~~ Selamat menikmati perjalanan tokoh utama dan mereka yang terlibat. Selamat berpetualang. Seri 'Jakarta bersama kerumitannya' #1
All Rights Reserved
#148
kita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengulang Waktu
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • Jejak yang Tak Pernah Hilang
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • SELENOPHILIE [END]
  • BULAN [Selesai]

"Aku suka sama kamu, Mas." Pernyataan rasa sukaku pada Mas Kala saat itu membuatnya menjauhiku. Mungkin, Mas Kala sudah menanggapku sebagai adiknya karena kami adalah tetangga. Kebetulan, karena aku juga sudah dianggap sebagai anak bagi orang tua Mas Kala, jadinya saat aku menyatakan rasaku, ia sangat terkejut. "Sepertinya kamu kurang bergaul dengan teman-temanmu, Fif. Mulai sekarang, biasakan bergaul dengan mereka dan tolong jauhi Mas." Setelah kejadian itu, tidak ada lagi pertemuan yang begitu hangat antara aku dan Mas Kala. Semuanya berubah. Bahkan Mas Kala juga tidak pernah menyapaku saat kami bertemu. - Start: 31 Desember 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines