Story cover for ZORA by sabiellavia_
ZORA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Oct 20, 2021
"plis jangan tinggalin guee" david, ucap david dengan mata yang memanas hendak mengeluarkan air mata.

"gausah sedih, aku selalu ada di sisi kamu kok, walau kita gak bareng² lagi tpi aku selalu ada di samping kamu" zoya, ucap zora dengan senyum tipis yang selalu ia tampilkan.

________________________________________________


kalian tahu cinta yang paling jauh itu apa?

cinta yang paling jauh itu ketika berbeda alam dengan orang yang kita sayangi..


________________________________________________


sahabat sekaligus cinta yang menguatkan akhirnya gugur karna salah satu dari mereka pergi dari dunia, tapi tidak menghilangkan rasa sayang antara keduanya.

    'jangan pernah merasa sendiri di dunia ini, karna tuhan selalu ada mendampingi kita di segala situasi dan kondisi'
All Rights Reserved
Sign up to add ZORA to your library and receive updates
or
#295terluka
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
DeaSea  cover
Maaf✓ cover
Masa SMA cover
SUNSHINE cover
Heart to you.(END) cover
Semua Tentang Kita (STK) ✔️ cover
Admire Or Love cover
Z O W I E cover
I DID IT OUT OF FRIENDSHIP (END) cover
Full Of Scratches cover

DeaSea

40 parts Complete

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫